Loading...

Praktek Pembuatan Irigasi Tetes

Praktek Pembuatan Irigasi Tetes
Pada tanggal 17 September 2019, KWT Patiware Kelurahan Salotellue Kecamatan Wara Timur Kota Palopo mengadakan pertemuan sosialisasi cara pembuatan irigasi tetes. irigasi tetes sangat dibutuhkan bagi tanaman pada musim kemarau. Beberapa jenis tanaman membutuhkan frekuensi penyiraman lebih sering, tetapi tidak semua orang memiliki waktu untuk melakukannya. Jika Anda mengalami situasi di atas, tidak ada salahnya mempertimbangkan sistem irigasi tetes. Membeli perlengkapan siap pakai mungkin cukup mahal, tetapi Anda bisa mendapatkan solusi yang mudah dan murah dengan membuatnya sendiri di rumah menggunakan botol plastik. Bagian terbaiknya adalah Anda ikut membantu melestarikan lingkungan dengan mendaur ulang botol-botol ini. Irigasi Tetes Sederhana adalah teknik penyiraman tanaman yang menggunakan sebuah tandon air atau tempat penampungan air yang diberi saluran untuk menetesi media tanam sedikit demi sedikit secara konstan, sehingga media tanam tetap tercukupi kebutuhan airnya, tanpa menjadi becek dan persediaan air tetap cukup untuk beberapa hari tanpa perlu disiram secara berkala oleh pemilik tanaman. Sistem irigasi tetes di atas permukaan tanah yakni, tandon air diletakkan di atas tanah, sehingga air menetes ke bawah di permukaan tanah. Cara Pembuatan Alat dan Bahan : Botol bekas Sumbu kompor Ajir Gunting Tali Bahan yang dibutuhkan hanyalah botol air mineral bekas, lebih bagus yang berukuran satu liter, atau yang besar. Jika yang akan dibuat adalah irigasi tetes diatas permukaan tanah, maka yang dilubangi adalah tutup botolnya. Lubang tidak boleh terlalu besar, secukupnya saja sehingga bisa menetes sesuai dengan banyaknya aliran yang dikehendaki. Di lubang itu dimasukkan sumbuh kompor. Jika tempo penyiraman otomatis yang diinginkan lebih lama, yaitu sekitar dua tiga hari, maka lubang harus dibuat sangat sempit tetapi botol air mineral bisa diperbanyak, lebih dari satu untuk setiap tanaman. Kemudian, botol diikatkan dengan ajir dan ditancapkan di pot/polibag yang akan digunakan. Jika sudah jadi, maka tinggal mengisi air di dalam botol tersebut, dan air otomatis akan menetes melalui sumbu tadi. Oleh : Irmawaty Fachruddin / Penyuluh pertanian Muda