Praktek pembuatan pangan lokal ds majasari cibogo subang
Indonesia sangat kaya akan bahan baku untuk dijadikan produk makanan, salah satu potensi pasar yang saat ini digemari oleh pasar adalah produk pangan yang berasal dari daerah atau lokal. keberpihakan konsumen terhadap pangan lokal saat ini sudah mulai tumbuh seiring tumbuh kesadaran mereka tentang kesehatan dan keamanan. Kita ketahui bahwa pangan lokal memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah sehat, rendah kolesterol serta aman dari bahan berbahaya. Untuk membuat pangan lokal dibutuhkan skill yang memadahi. Diantara yang bisa diolah adalah Singkong, Singkong (kassava) merupakan umbi-umbian yang banyak tumbuh di Indonesia. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, singkong dapat diolah menjadi tepung singkong. Tepung singkong (kasava) merupakan perbaikan dari tepung gaplek, dengan ciri warnanya lebih putih, aroma dan tekstur lebih putih. Tepung singkong dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi terigu dalam pembuatan aneka kue, roti, mie, biskuit dan makanan olahan lainnya. Proses pembuatan tepung singkong relatif sederhana dan murah. Pada beberapa proses, dilakukan proses fermentasi menggunakan ragi untuk memperbaiki tekstur dan menghilangkan aroma ubi kayu yang tidak disukai. Produk hasil fermentasi ini biasa disebut Mocal / Mocaf (Modified Cassava Flour). Harga tepung kassava per kilogram Rp. 6.000,- dan harga sewaktu-waktu dapat berubah.