Loading...

PRAKTEK PENANAMAN PADI SISTEM JAJAR LEGOWO MENGGUNAKAN MESIN TANAM PADI JAJAR LEGOWO 2:1

PRAKTEK PENANAMAN PADI SISTEM JAJAR LEGOWO MENGGUNAKAN MESIN TANAM PADI JAJAR LEGOWO 2:1
PRAKTEK PENANAMAN PADI SISTEM JAJAR LEGOWODENGAN MENGGUNAKAN MESIN TANAM PADI JAJAR LEGOWO 2 : 1 Dalam meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan Kementerian Pertanian melakukan Upaya Khusus (UPSUS) peningkatkan produksi padi dengan berbagai kegiatan yang meliputi pembangunan/ perbaikan irigasi tersier (PJPT), optimalisasi lahan dan air, bantuan alat dan mesin pertanian pra dan pasca panen, bantuan benih dan pupuk, Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT), pengawalan dan pendampingan terpadu oleh penyuluh pertanian, perguruan tinggi (Mahasiswa) dan TNI-AD. Penyuluh Pertanian merupakan salah satu unsur penting dalam menggerakkan para petani (pelaku utama) untuk dapat menerapkan inovasi teknologi dalam rangka terlaksananya kegiatan upaya khusus peningkatan produksi padi. Salah satu inovasi teknologi yang digunakan untuk meningkatkan produksi padi adalah dengan menerapkan sistem jajar legowo. Namun untuk mewujudkan uapaya tersebut masih terkendala karena petani belum mau melaksanakan anjuran tersebut. Masih banyak petani yang bertanam tanpa jarak tanam yang beraturan. Padahal dengan pengaturan jarak tanam yang tepat dan teknik yang benar seperti tanam jajar legowo, maka akan diperoleh efisiensi dan efektifitas pertanaman serta memudahkan tindakan selanjutnya. Ketidakmauan petani dalam mengatur jarak tanam atau menerapkan sistem jajar legowo dikarenakan petani merasa repot dalam mengatur jarak tanam. Berkenaan dengan hal tersebut BP3K/BPP Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi bersama dengan Dinas Pertanian TPH Kab. Muaro Jambi, pada hari Kamis tanggal 14 Januari 2016, melatih anggota kelompok tani Bina Tani 6 Desa Kunangan Kecamatan Taman Rajo Kab. Muaro Jambi, menanam padi dengan menggunakan mesin tanam padi sistem jajar legowo 2:1. Kepala BP3K/BPP Taman rajo Mahili Fahmi, S.Pi mengatakan dengan menggunakan mesin tanam jajar legowo ini petani tidak perlu lagi harus mengatur jarak tanam. Praktek penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam padi ini dibimbing langsung oleh Penyuluh Pertanian Desa Kunangan dibantu Babinsa dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian TPH yang diwakili oleh Sekretaris Dinas dan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Muaro Jambi yang diwakili oleh Kabid SDM dan Kelembagaan Petani, serta Penyuluh Pertanian Kabupaten Muaro Jambi dan Penyuluh Pertanian Provinsi Jambi.( Ir. Yenni Aswati, Koordinator Penyuluh Pertanian Kab. Muaro Jambi )