
Praktik Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) adalah kegiatan pengujian tanah sawah secara langsung di lapangan menggunakan alat sederhana. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam pendampingan penyuluhan atau sekolah lapang sebagai upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap kondisi tanahnya sendiri.
Praktik PUTS bertujuan untuk:
Mengetahui status hara Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K).
Mengetahui tingkat keasaman (pH) tanah sawah.
Menentukan rekomendasi pemupukan berimbang.
Meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.
Mendukung budidaya padi ramah lingkungan..
Alat dan bahan yang digunakan dalam praktik PUTS antara lain:
Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS)
Contoh tanah sawah
Air bersih
Wadah atau tabung uji
Bagan warna hasil uji
Ambil contoh tanah sawah dari beberapa titik secara merata.
Campurkan tanah dengan air sesuai petunjuk penggunaan PUTS.
Masukkan larutan uji ke dalam campuran tanah.
Aduk dan diamkan hingga terjadi perubahan warna.
Bandingkan warna larutan dengan bagan warna.
Catat hasil uji untuk dasar rekomendasi pemupukan.
Dengan melakukan praktik PUTS, petani dapat memahami kondisi tanah secara nyata, menghindari pemupukan berlebihan, menekan biaya produksi, serta meningkatkan hasil dan kualitas panen padi.