PERAN SERTA KWT BINANGKIT DALAM MENSUKSESKAN "PROGRAM P2WKSS" Peran serta Ibu Tani/Wanita Tani dalam mendukung dan mensukseskan keberhasilan usaha tani tidak diragukan lagi hampir 80 persen masyarakat aktivitasnya dalam usaha tani padi karena dukungan Ibu Tani termasuk dalam kegiatan Pemanfaatan Lahan Perkarangan baik tanaman sayuran serta tanaman obat-obatan semenjak terbentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT) Binangkit Tanggal 15 Maret Tahun 2015 yang berlokasi di Kampung Parakansisih RT 015 RW 004 Desa Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, jumlah anggota 33 orang dan pengurus diketuai oleh Ibu Sulastri terus mengadakan pembinaan bersama Penyuluh Pendamping dan Koordinator Penyuluh BP3K Salawu kepada anggota sehingga jumlah anggota yang mengikuti kegiatan bertambah menjadi 117 anggota di (10 DASAWISMA).Kegiatan KWT Binangkit terus mengadakan kegiatan terlebih setelah mendapat bantuan kegiatan Program Kawasan Ramah Pangan Lestari (KRPL/P2KP). KWT Bangkit terus berkelanjutan mengadakan kegiatan dan termasuk pembinaan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan melalui kegiatan Buruh Tani semata-mata untuk mengadakan terobosan dan meningkatkan pemberdayaan dalam upaya meningkatkan peranan Wanita Tani menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).Upaya pembinaan dan pendekatan terus dilakukan baik oleh pemerintah melalui instansi terkait, Pemerintah Kecamatan, Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama kepada masyarakat terlebih Desa Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya mewakili Kabupaten Tasikmalaya mengikuti penilaian P2WKSS Tingkat Provinsi Tahun 2016.Hasil pembinaan dan kerjasama yang baik dari semua pihak dan dukungan seluruh lapisan masyarakat Desa Serang telah berhasil dan masuk Nominasi Ke-1 Program P2WKSS Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam hal Pemberdayaan Peranan Wanita termasuk Peranan Wanita Tani (KWT) dalam Pemanfaatan Lahan Perkarangan anggota dari Kebun Kelompok.Kami menyadari bahwa dalam pembinaan Kelompok Wanita Tani (KWT) masih banyak kekurangan dan bukan hal yang mudah dalam meningkatkan peran dan fungsi Kelompok Wanita Tani (sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan produksi). Namun demikian kami dari Team Pembina / Team Teknis Kecamatan dan Pendamping terus mengadakan pembinaan yang berkelanjutan kepada kelompok, peran serta pengurus dan anggota serta masyarakat sangat diperlukan untuk terwujudnya dan tercapainya Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Masyarakat. MOTTO Keberhasilan Kegiatan Perlu Kerja Keras, Kerja Ikhlas dan Kerja Cerdas untuk Keberlanjutan PENULIS : TATA ZM, SP, MP KORLUH BP3K SALAWU