PROSPEK BUDIDAYA PORANG DI LAHAN KERING Tanaman porang (amorphopallus oncophillus) merupakan tanaman yang hidup di hutan tropis. Tanaman yang bisa juga ditanam di dataran rendah tersebut mudah hidup di antara tegakan pohon hutan seperti misalnya Jati dan Pohon Sono. Porang di daerah Jawa dikenal dengan nama iles-iles atau suweg. Termasuk tumbuhan semak (herba) yang memiliki tinggi 100 – 150 cm dengan umbi yang berada di dalam tanah. Batang tegak, lunak, batang halus berwarna hijau atau hitam belang-belang (totol-totol) putih. Batang tunggal memecah menjadi tiga batang sekunder dan akan memecah lagi sekaligus menjadi tangkai daun. Pada setiap pertemuan batang akan tumbuh bintil atau katak berwarna coklat kehitam-hitaman sebagai alat perkembangbiakan tanaman porang. Tinggi tanaman dapat mencapai 1,5 meter sangat tergantung umur dan kesuburan tanah. Umbi inilah yang akan dipungut hasilnya karena memiliki zat glucomanan. Tanaman tersebut kini mempunyai prospek yang menjanjikan karena memiliki nilai ekonomi yang bisa dibudidayakan. Selain itu, porang banyak sekali dibutuhkan terutama untuk industri dan kesehatan, hal ini terutama karena kandungan zat glucomanan yang ada di dalamnya. Beberapa manfaat umbi porang yang lainnya antara lain: Bahan lem Jeli Mie Tahu Felem Perekat tablet Pembungkus kapsul Penguat kertas Pangsa pasar porang terbesar adalah Jepang. Umbi inilah yang diolah menjadi tepung, kemudian dijadikan penganan khas Jepang seperti konyaku dan shirataki. Konyaku adalah sejenis jelly yang kaya akan serat. Sedangkan shirataki adalah mi tipis transparan, yang dibuat dari konyaku. Meski menjadi penganan khas Jepang, bahan baku berupa umbi porang didatangkan dari Indonesia. Banyak manfaat sekali yang bisa dihasilkan dari tanaman porang ini, berikut adalah manfaat tanaman porang : Manfaat tanaman porang adalah sebagai lem terbaik, lem yang dihasilkan sangat ramah lingkungan Campuran pada pembuatan kertas, manfaat tanaman porang pada pembuatan kertas agar kertas menjadi kuat dan lemas. Pengganti media tumbuh microba. Isolator Listrik, glucomannan pada tanaman porang yang berbentuk gel dapat dimanfaatkan sebagai pengganti gel silicon, yang sangat baik sebagai isolator listrik. Campuran dalam alat alat pesawat terbang dan parasut Di negara jepang manfaat tanaman porang adalah sebagai campuran makanan jepang shirataki dan konnyaku, Bahan makanan ini banyak disukai masyarakat jepang untuk mie shiratake atau konnyaku Penjernih air Pengikat Formulasi tablet Manfaat tanaman porang juga sebagai pengental sirup dan perekat pada es krim sehingga tidak mudah/tidak cepat meleleh Bahan obat, Glucomannan pada tanaman porang dimanfaatkan sebagai bahan pembentuk kapsul pada obat. Kadar glucomannan pada tanaman porang bermanfaat/berkhasiat bagi kesehatan tubuh yaitu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan memperlambat pengsongan perut dan mempercepat rasa kenyang sehingga cocok untuk makanan diet bagi penderita diabetes Porang merupakan serat yang secara alami dapat larut dalam air. Juga tembus cahaya dan bersifat seperti agar agar dan tidak berbau sehingga dapat digunakan sebagai pengganti agar agar. Porang banyak mengandung vitamin A dn B lebih tinggi dari kentang Kandungan karbohidratnya lebih dari 80%, komponen yang terpenting ada dalam glucomannan. Mendukung Industri antara lain sebagai pengkilap kain, perekat kertas, Cat, Kain katun dan wool, dan bahan imitasi yang memiliki sifat lebih baik dari milum serta harganya yang lebih murah. Pengganti Gelatin sebagai bahan pembuat negatif film, isolator dan seluloid karena sifatnya yang mirip selulosa. Sehingga dapat sebagai pengganti selulosa dalam film Larutan Mannan jika dicampur dengan gliserin atau natrium hidroksida bisa dibuat bahan kedap air. Mannan juga dipergunakan untuk menjernihkan air dan memurnikan bagian bagian keloid yang terapung dalam industri bir, gula, minyak dan serat. Kini, permintaan terhadap umbi porang terus meningkat. Tak heran jika muncul beberapa eksportir baru. Mereka tidak menetapkan persyaratan terlalu ketat, kecuali harus kering dan bersih dari cendawan (jamur). Kecamatan Batulayar adalah salah satu dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat, yang memiliki luas wilayah 2668,24 Ha (266,824 Km) dengan luas lahan kering di Kecamatan Batulayar seluas 2209,33 Ha., berupa pekarangan, kebun dan HKM. Melihat potensi lahan di kecamatan Batulayar yang sebagian besar lahan kering, sangat berpeluang untuk dikembangkan komoditi Porang yang nantinya bisa menjadi tambahan sumber penghasilan masyaraakat petani khusunya dan dan masyarakat Kecamatan batulayar umumnya. Disusun oleh ; Sunarto NIP. 19640425 198703 1 015 (UPTD Pertanian Kec. Batulayar)