PUPUK KANDANG AYAM MENINGKATKAN HASIL PANEN JAGUNG Rita wati, petani jagung dari Nagari Simpang Sugiran Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota mengungkapkan pengalamannya dalam meningkatkan produksi jagung di kampungnya yang memiliki tanah jenis agak berpasir.Perlakuan yang berbeda dengan petani jagung di sekitar adalah dengan memakai campuran pupuk organik dan anorganik. Jenis pupuk anorganik yang dipakai Urea, SP 36, NPK Ponskha dan pupuk kandang ayam yang tersedia cukup banyak di desanya.Dengan lahan yang tidak terlalu luas dia mencoba cara maksimal untuk mendapatkan hasil yang lebih. Resep yang diberikan ibu Rita seuai dengan yang telah dilakukan pemakaian bibit jagung 1,6 kg, diperlukan pupuk Urea sebanyak 60, kg, NPK Ponskha 25 kg, SP 10 kg, dan pupuk kandang ayam sebanyak 60 karung pupuk.Cara pemberian pupuk dilakukan agak spesifik, pemberian pupuk pertama umur tanaman 20 HST dengan terlebih dahulu menebarkan campuran SP 10 kg, KCl 10 kg, Urea 40 kg, kemudian dipasangkan pupuk kandang ayam, dilakukan penyemprotan dengan EM-4, baru dilakukan pembumbunan.Selanjutnya pemupukan ke-2 dilakukan pada umur tanaman 28-29 HST dengan dosis NPK 25 kg, Urea 20 kg dan KCl 5 kg dan pupuk kandang ayam 20 karung dengan cara yang sama dengan pemupukan pertama.Hasil panen yang diperoleh mencapai 1.500 kg s/d 1.580 kg. Modal tenaga kerja yang dikeluarkan Rp. 1.600.000. harga jagung saat ini Rp. 4.800/kg. Pendapatan ibu rita 7.584.000. Selisihnya dikurangi dengan tenaga kerja dan saprodi Rp. 1.000.000. Dia masih untung Rp. 4.984.000 hari ini, siapa mau mencoba ? Insyaaallah anda beruntung. Ditulis oleh : Rodiah Syukrianti, SP Penyuluh Pertanian Muda BPP Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota,