Loading...

Pupuk Organik (pupuk Kandang ) Dan Perkembangannya

Pupuk Organik (pupuk Kandang ) Dan Perkembangannya
Pupuk merupakan bahan organik maupun bahan anorganik yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga pertumbuhan tanaman optimal atau mampu berproduksi dengan baik. Dalam hal ini, pupuk berbeda dari suplemen tambahan. Pupuk mengandung bahan baku pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sedangkan suplemen – seperti hormon tumbuhan- hanya berfungsi membantu melancarkan proses metabolisme tumbuhan. Pupuk organic adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri dari bahan organic yang berasal dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk mensuplai bahan organik, memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Pemakaian pupuk organik sebenarnya mampu menjawab kebutuhan petani akan pupuk, (apalagi kebijakan pemerintah mengurangi subsidi pupuk) karena selama ini kegiatan usaha tani yang intensif telah mendorong pemakaian pupuk anorganik ( pupuk kimia) terus meningkat. Hal ini menunjukkan penggunaan pupuk anorganik semakin lama semakin tidak efesien karena tidak sebanding dengan kenaikan hasil panen. Dampak penggunaan pupuk anorganik yang berkepanjangan dan berlebihan adalah dapat menyebabkan penimbunan residu dalam tanah sehingga daya dukung tanah terhadap tanaman tidak sempurna. Pada gilirannya akan mengurangi produktifitas lahan. Penggunaan pupuk anorganik yang tidak berimbang dan kian membanjir dilapangan juga menyebabkan tanaman semakin rentan terhadap hama dan penyakit. Konsekuensinya, untuk menghadapi serangan hama dan penyakit yang semakin berkembang maka pestisida mulai digunakan secara rutin untuk melindungi tanaman. Selanjutnya untuk memperoleh hasil panen yang tinggi juga diperlukan biaya produksi yang tinggi seperti pupuk anorganik dengan dosis tinggi . selain itu ketergantungan terhadap pestisida juga meningkat. Oleh karena itu, system pertanian seperti ini sangat berisiko, hasil panen cenderung menurun. SEJARAH PUPUK ORGANIK Sejarah penggunaan pupuk pada dasarnya merupakan bagian daripada sejarah pertanian itu sendiri. Penggunaan pupuk diperkirakan sudah mulai pada permulaan dari manusia mengenal bercocok tanam › 5000 tahun yang lalu. Bentuk primitive dari pemupukan untuk memperbaiki kesuburan tanah terdapat pada kebudayaan tua manusia di negeri-negeri yang terletak di aliran sungai-sungai Nil, Euprhat, Indus, di Cina, Amerika Latin dan sebagainya. Lahan-lahan pertanian yang terletak di sekitar aliran – aliran sungai tersebut sangat subur karena menerima endapan lumpur yang kaya hara melalui banjir yang terjadi setiap tahun. Di Indonesia sebenarnya pupuk organic itu sudah lama dikenal para petani, mereka bahkan hanya mengenal pupuk organic sebelum Revolusi Hijau turut melanda pertanian di Indonesia. Setelah Revolusi Hijau kebanyakan petani lebih suka menggunakan pupuk buatan karena praktis menggunakannya jumlahnya jauh lebih sedikit dari pupuk organic, harganyapun relatif murah karena disubsidi dan mudah diperoleh. Kebanyakan petani petani sudah sangat tergantung kepada pupuk buatan, sehingga dapat berdampak negative terhadap perkembangan produksi pertanian ini dikarenakan penggunaan pupuk anorganik yang berkepanjangan dan berlebihan yang dapat menyebabkan penimbunan residu dalam tanah sehingga daya dukung tanah terhadap tanaman tidak sempurna dan ketika terjadi kelangkaan pupuk dan harga pupuk naik karena subsidi pupuk dicabut. Mengenal Pupuk Kandang Pupuk kandang adalah produk yang berasal dari limbah usaha peternakan, jenis ternak yang bisa menghasilkan pupuk kandang sangat beragam, diantaranya sapi, kambing, kuda kerbau, ayam. Limbah tersebut tidak saja berupa feses, melainkan juga sisa pakan, urine dan sekam sebagai litter pada pemeliharaan ayam. Pemakaian pupuk kandang berfungsi sebagai : Sebagai operator, yaitu memperbaiki struktur tanah. Sebagai penyedia sumber hara, makro dan mikro. Menambah kemampuan tanah dalam menahan air. Menambah kemampuan tanah untuk menahan unsur – unsur hara (melepas hara sesuai kebutuhan tanah). Sumber energy bagi mikro organisme. Sedangkan beberapa keuntungan yang didapat dalam pemanfaatan kotoran ternak menjadi pupuk kandang adalah antara lain sebagai berikut : Dengan mengubahnya menjadi pupuk kandang, massa dan volume kotoran ternak menjadi berkurang. Dengan demikian biaya penyimpanan juga berkurang. Mengeliminir bau yang menyengat disekitar kandang. Dengan mengubahnya menjadi pupuk kandang, pathogen yang terdapat dalam kotoran ternak akan terbasmi. Bibit gulma yang terdapat didalam kotoran ternak akan mati ketika terjadi proses dekomposisi. Pupk kandang mampu memperbaiki kondisi tanah yang kian rusak karena pengaruh penggunaan pupuk kimia. Meningkatkan pelepasan unsure hara yang kualitasnya lebih tinggi dari kompos secara berlahan – lahan dalam jangka waktu tertentu. Dengan mengubah menjadi pupuk kandang sumber polusi menjadi berkurang. Proses dekomposisi akan menstabilkan nitrogen (N) yang mudah menguap menjadi bentuk lain. Memiliki nilai tambah sehingga secara ekonomi lebih menguntungkan. Pupuk kandang mampu mengikat air tanah sehingga bisa digunakan sebagai sumber energi bagi flora dan fauna tanah. Pupuk kandang dapat meningkatkan pertumbuhan mikroba dan perputaran hara dalam tanah. Pupuk kandang bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman, seperti tanaman sayur, tanaman buah, tanaman palawija dan tanaman pangan. (Muh Fahry,SP Penyuluh Pertanian Kelurahan Binanga Kec. Mamuju) Sumber Pustaka : Budi Susilo Setiawan “Membuat Pupuk Kandang Secara Cepat” Penebar Swadaya 2010 Anonim, “Petani Tangguh Blog Spot.Com” _______, “Pupuk Organik. Wordpress.Com”