Pupuk Urea, Manfaat dan Dosis Pemakaiannya pada Tanaman Padi
Pupuk urea merupakan salah satu dari 7 jenis pupuk mengandung nitrogen banyak yang memiliki manfaat baik terhadap tumbuhan. Nitrogen berperan sebagai pelengkap nutrisi pada sebuah tanaman, termasuk pada tanaman padi. Ciri khas dari pupuk Urea ini adalah bentuknya yang menyerupai kristal berwarna putih. Selain itu pupuk Urea ini juga mudah sekali larut dalam air, sehingga pastikan jika pupuk disimpan dalam tempat yang kering dan tertutup rapat. Ciri-ciri pupuk urea yang harus anda ketahui: Memiliki kandungan Nitrogen yang cukup tinggi Memiliki rumus kia NH2 CONH2 Mengandung unsur hara sebanyak 46% Mudah larut dalam air Memiliki tekstur butiran kecil berwarna putih seperti kristal Memiliki standar SNI-02-2801-1998 Setelah mengetahui ciri-ciri dari pupuk urea ini, selanjutnya ada beberapa manfaat pupuk urea untuk padi yang wajib anda ketahui, diantaranya adalah : Membuat Daun Terlihat Segar Ya, manfaat pupuk urea untuk padi yang pertama adalah membuat daun terlihat segar. Selain itu bagian daun juga mengandung butiran hijau daun atau klorofil yang cukup banyak. Meningkatkan jumlah protein pada tanaman padi Mempercepat pertumbuhan tanaman padi Dengan memberikan pupuk urea secara rutin, hal tersebut juga akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi. Tanaman menjadi lebih cepat tinggi, mempunyai banyak cabang dan jumlah anakannya juga banyak. Membuat tanaman menjadi lebih segar, sehat dan membuat hasil panen melimpah ruah. Pastikan jika anda paham betul tentang kondisi tanah dan tanaman padi sebelum dilakukan pemupukan. Apabila kondisi semuanya bagus, maka Anda baru bisa memberikan pupuk urea sesuai dengan dosis yang berlaku. Seperti contoh berikut ini : Pemupukan pertama dilakukan ketika padi berusai 7-10 hari. Untuk pupuk urea anda bisa menggunakan 75kg/ha. Selanjutnya untuk tahap pemupukan yang kedia dilakukan saat tanaman padi bersuai 21 hari. Untuk tahap ini, dibutuhkan pupuk urea dua kali lipat yaitu 150kg/ha. Dan pemupukan yang ketiga dilakukan saat padi berusia 42 hari dengan takaran pupuk urea sebanyak 75kg/ha. Cara pemberian pupuknya sendiri bisa anda lakukan dengan menyebar secara merata. (Azmiria Fardian, Penyuluh Pertanian BPP Tanjung Raya)