Loading...

PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PERDESAAN (P4S) OBOR KAMPUNG DESA PAPAR – KECAMATAN PAPAR KABUPATEN KEDIRI

PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PERDESAAN (P4S) OBOR KAMPUNG DESA PAPAR – KECAMATAN PAPAR KABUPATEN KEDIRI
Desa Papar merupakan akseptor (penerima) program FEATI (farmer empowerment of agriculture and technology information), suatu program pelatihan di bidang pertanian (agro kompleks) yang didanai oleh Bank Dunia mulai tahun 2009. Salah satu output yang diharapkan dengan pelatihan tersebut, desa penerima program akan mampu memfasilitasi petani untuk mendorong produk unggulan desa (one village one product). Adapun bentuk pelatihan yang dilaksanakan, sesuai dengan aspirasi masyarakat desa tersebut melalui rembug dusun/desa (buttom up). Disamping output dalam bentuk produk unggulan desa, dengan program FEATI, petani dilatih untuk mengorganisasikan diri sebagai bentuk penguatan kelembagaan petani di perdesaan. Tahun pertama program tersebut dilaksanakan, berbagai ragam pelatihan dilaksanakan sesuai usulan masyarakat petani yang melibatkan keterwakilan gender. Akhir tahun pelaksanaan pelatihan dilakukan evaluasi terhadap tindak lanjut peserta pelatihan. Evaluasi tersebut menjadi salah satu referensi untuk mendampingi usulan pelatihan di tahun berikutnya. Pada tahun kedua pelaksanaan program FEATI, peserta musyawarah mengerucut pada salah satu usulan yaitu: Agribis Budidaya Domba. Selain program tersebut, dikembangkan pula budidaya sapi PO (Peranakan Ongole) yang bertujuan untuk pelestarian plasma nutfah (sumber genetik), kegiatan tersebut sebagai upaya konkret peningkatan kesejahteraan masyarakat buruh tani. Semua kegiatan budidaya ternak tersebut dilakukan di satu lokasi (tanah bengkok kepala desa) dan dilengkapi dengan upaya pemenfaatan limbah kotoran ternak (feses) menjadi bokhasi dan pembangunan instalasi biogas. Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, untuk peternak sapi PO diwadahi dalam kelompok ternak Genjah Semulur, dan untuk peternak domba membentuk kelompok Srintil Gumelar. Dalam usaha produksi bokhasi, kerja sama kedua kelompok ternak tersebut sangat produktif. Pada tahun-tahun berikutnya, seiring dengan peningkatan konsolidasi kelompok tani ternak yang ada di desa Papar serta diversifikasi usaha kelompok di bidang agro kompleks, maka terbentuklah P4S Obor Kampung yang diketuai oleh drh. Joko Santosa. Budidaya kambing kelompok Srintil Gumelar Susu kambing ettawa segar yang dihasilkan P4S Obor Kampung Urin kambing fermentasi yang dihasilkan oleh P4S Obor Kampung P4S Obor Kampung memberikan pelatihan pembuatan bokhasi di Desa Maduretno – Kec. Papar – Kab. Kediri Dengan berdirinya P4S Obor Kampung atas pembinaan BKP3 Kabupaten Kediri & Dinas Peternakan dan Perikanan, dan didampingi oleh BPP Kecamatan Papar maka P4S Obor Kampung sering mendapatkan kunjungan dari berbagai kelompok ternak. Beberapa pengunjung/peserta pelatihan yang tercatat dalam buku tamu lembaga tersebut diantaranya: Gapoktan Kota Kediri, Gapoktan Kab. Blora, Kelompok ternak dari Kutai Kartanegara, Penyuluh Pertanian dan Peternakan Kota Tasikmalaya Jawa Barat, dan beberapa peserta pelatihan dari kelompok wilayah Kediri dan sekitarnya (termasuk desa tetangga) dan peserta perorangan. Beberapa bentuk hasil usaha P4S Obor Kampung diantaranya: Penggemukan Domba, pedetan sapi PO, bakalan domba (untuk konsumsi anggota kelompok), bokhasi, biogas, urin domba fermentasi, dan susu segar serta susu bubuk (instan) kambing PE (Peranakan Ettawa). Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh P4S Obor Kampung yang terakhir dipantau oleh BKP3 Kabupaten Kediri yaitu pada tanggal 15-17 April 2014 peserta dari kelompok ternak Balikpapan. Pelatihan teoritis dilakukan di hotel Surya Pare, sedangkan praktek lapangan dilakukan di lokasi peternakan P4S Obor Kampung. Salah satu hal yang cukup menarik dengan paket pelatihan model Obor Kampung yaitu peserta pelatihan peternakan dijadikan satu paket dengan wisata Gunung Kelud. Menurut drh. Joko Santosa hal tersebut dilakukan sebagai suatu sumbangan kecil P4S Obor Kampung terhadap program unggulan Kabupaten Kediri di sektor pariwisata. Dengan peningkatan intensitas pelatihan, maka pada tahun ini P4S Obor Kampung akan melaksanakan pembangunan gedung pelatihan menggunakan sumber anggaran dari PNPM MPd Integrasi tahun 2014. Dengan dibangunnya fasilitas tersebut maka semakin memadai sarana yang dimiliki desa Papar dan sekitarnya dalam memanfaatkan P4S Obor Kampung sebagai tempat pelatihan. Tim Redaksi Suluh Tani BKP3 Kab. Kediri