Sumedang merupakan Wilayah yang memiliki kekayaan hayati tanaman obat. Tanaman obat ini dapat menjadi produk jamu yang bermanfaat untuk meningktkan daya tahan tubuh, pencegahan dan penyembuhan penyakit serta pemulihan kesehatan.Ramuan herbal yang terdiri atas bahan-bahan pilihan di buat jamu melalui proses Fermentasi telah di uji pada ternak unggas (ayam Broiler) di beberapa wilayah di Sumedang. Jamu Herbal tersebut bisa di gunakan sebagai probiotik, pengganti antibiotik yang biasa diberikan oleh peternak melalui air minum sehingga diperoleh produk daging ayam yang aman dan bebas residu antibiotik.Ramuan HerbalRamuan herbal yang digunakan formulasinya bervariasi dari berbagai kombinasi jenis tanaman obat, dalam aplikasi jamu ramuan herbal untuk ayam terdiri atas kencur,temu lawak,temu ireng, lempuyang, lengkuas, kunyit, sambiloto, daun sirih, buah mojopahit,cabe jawa, jahe merah dan bawang putih.Cara PembuatanSetiap 1 kg ramuan herbal, ambil sarinya, tambahkan molases atau gula merah (125 ml) mikroba starter (125 Ml) dan air sampai volume menjadi 10 liter, kemudian di fermentasi anaerob selama 6 hari. Setelah 6 hari larutan jamu herbal dapat digunakan untuk ternak unggas dengan dosis 5 ml per liter air minum. Jamu Herbal ini dapat di simpan selama 6 bulan pada suhu ruang.Ade Yayan R,SPt. Penyuluh Pertanian MudaDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang