Rangkaian Kegiatan Sekolah Lapang Di Bpp Tanjung Palas
Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pengan Kalimantan Utara dan Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan memfasilitasi beberapa BPP untuk melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang (Rembug Tani dan Laboratorium Sekolah Lapang) yang merupakan rangkaian kegiatan untuk mensukseskan Upaya Khusus (UPSUS) PAJALE. Salah satu titik Kegiatan Sekolah Lapang yang difasilitasi adalah BPP TANJUNG PALAS, dalam sebarannya kegiatan ini ditempatkan di 5 lokasi / Desa dimana ada dua komoditas yaitu jagung di Desa Gunung Putih, dan Padi untuk wilayah lainnya. Dalam Kegiatan Rembug Tani yang dilaksanakan di BPP TANJUNG PALAS dan dihadiri oleh perwakilan setiap kelompok tani yang diundang, mendapatkan rumusan untuk mengidentifikasi permasalahan yang sering dihadapi oleh petani terutama pada komoditi Padi dan Jagung, hadir pada acara ini perwakilan Kelompok Tani dari setiap Desa di Kecamatan Tanjung Palas dengan jumlah peserta 30 orang Masalah utama yang dihadapi petani adalah tentang cara seleksi benih bernas pada saat mau tanam, aplikasi pemupukan, Penggunaan Alsintan dan Pengendalian Hama Penyakit, yang kemudian disepakati permasalahan ini dimana hal yang belum dapat ditangani menjadi sebuah rencana usulan yang dapat dituangkan dalam Programa untuk tahun 2020 akan datang. Rangkaian kegiatan sekolah lapang ini diawali dari rembug tani pada tanggal 29 Juli 2019, dan ditindak lanjuti dengan memberikan sarana Pembuatan Laoboratorium Sekolah Lapang. Komoditas yang ditanam awal tanpa mengikuti kebiasaan tanam merupakan tema dalam rangka memacu untuk mendapatkan IP 300 di pengelolaan padi sawah. Syukur jika dapat panen sebelum bulan Desember 2019 dan paling terlambat panen pada saat bulan Desember 2019. Musim kering merupakan kendala yang harus dihadapi oleh petani, namun target untuk membuktikan Panen diluar kebiasaan musim tanam diharapkan dapat mendobrak pasar penyediaan gabah dan beras giling baru diolah secara kontinu. Naiknya permintaan beras varietas lokal menandakan bahwa secara signifikan memerlukan musim diluar musim utama untuk memenuhi permintaan beras tersebut. Sedangkan komoditas jagung, walaupun bersasaran pada komoditas jagung manis sangat penting untuk diperhatikan pengendalian hamanya dan pasokan yang kontinu. Disunting oleh : Admin BPP-Tanjung Palas (Wahyu Suryadini, S.Pt ; Yossa Harpadiyata, SP)