Eittss… jangan salah, ternyata rangkulan yang dimaksudkan adalah keselarasan dalam bekerja sama mendukung program pemerintah di satu wilayah. Hal ini, dilakukan oleh PPL kelurahan Mentaos, Erna Susanti, SP yang mendukung Kelurahan Mentaos sebagai Kawasan Kampung Ikan. Sebagai seorang PPL yang bergerak di sektor Pertanian ternyata tidak menyurutkan langkahnya untuk terjun langsung berkecimpung bersama teman-teman Penyuluh Perikanan Siti Mahmudah, Esty dan Estu. Sejak tahun 1995-an, masyarakat Mentaos yang tinggal di sekitar pinggiran aliran irigasi memang sudah mulai mengenal budidaya ikan. Hal tersebut mereka lakukan karena ketersediaan sumber air di sepanjang waktu yang di dapat dari aliran irigasi yang dibangun pada masa pemerintahan orde baru. Budidaya yang dilakukan mulai pembibitan hingga pengolahan hasil ikan. Komoditas budidaya pun semakin beragam, dari nila, mas, gurami, patin hingga gabus dan papuyu, sehingga tidak heran pada akhir 2016 Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru mencanangkan Mentaos sebagai Kawasan Kampung Ikan. Program tersebut, membuka peluang PPL setempat untuk mendampingkan 2 sektor dalam satu program pembangunan satu wilayah. Sebagai kawasan agrowisata yang diharapkan nantinya di dukung kelompok-kelompok pengolahan hasil dan budidaya tanaman mampu menjadikan Mentaos sebagai kawasan terpadu. Baik sektor Pertanian, Perikanan maupun Peternakan. Hal tersebut tentu saja perlu dukungan dari instansi terkait, khususnya DKP3 Kota Banjarbaru. Keinginan Si-manis Erna tersebut diungkapkannya pada saat Pelatihan dan Konsultasi pada Hari Rabu, 15 Maret 2017 di Aula UPT BPP Banjarbaru yang diisi langsung oleh Penyuluh Perikanan M. Arifin, S.Pi yang menyampaikan program perikanan untuk Wilayah Binaan UPT BPP Banjarbaru dan memberikan materi tentang Budidaya Ikan lele. Sukses Selalu UntukMu PPL ….. !!!!!