Loading...

Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan

Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan
Kebutuhan bahan pangan (karbohidrat, protein dan vitamin) yang terus meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemampuan daya beli masyarakat, sedangkan lahan produktif sebagai media berprodsuksi semakin berkurang serta ketersediaan airirigasi yang semakin terbatas menjadikan beban tersebut makin berat. Ketahanan pangan meliputi aspek produksi distribusi dan konsumsi ,oleh karena itu keberhasilan program ketahanan pangan sangat di pengaruhi loh sinergisma kerja dari masing – masing lembaga yang berkompeten ; produksi oleh pertanian , distribusi perdagangan dan konsumsi oleh dinas kesehatan serta di dukung oleh instansi-instansi teknis lainnya. Mengingat banyak substansi dan pelaku yang berperan dalam sistem pengembangan ketahanan pangan maka diselenggarakan rapat koordinasi ketahanan pangan yang dimaksudkan sebagai wahana koordinasi dan sinkronisasi agar semua stake holder yang berperan dalam proses produksi,distribusi dan prilaku konsumen dapat saling bersinergi. Adapun tujuan dari rapat koodinasi ini adalah : 1.Meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antar stake holder yang berperan dalam proses pengembangan ketahanan pangan 2.Mengupayakan pemecahan masalah guna tercapainya kondisi ketahanan pangan di wilayah kecamatan Klungkung (produksi,ditribusi dan konsumsi) Rapat koordinasi ini diselenggarakan pada tanggal 19 Agustus 2014 bertempat di BPP Kecamatan Klungkung yang dihadiri seluruh stake holder Dewan Ketahanan Pangan tingkat Kecamatan. Berdasarkan hasil diskusi dari pemaparan masing-masing sub sistem dapat disepakati dan diperoleh beberapa kesimpulan, yaitu : 1. Perlu perhatian /dukungan yang lebih intensif dari pengurus subak untuk meningkatkan peran subak /kelompok tani sebagai kelas belajar ,sehingga proses belajar mengajar dapat lebih efektif ,pengurus subak di harapkan menjadi contoh / suri tauladan dalam menerapkan teknologi . 2. Koordinasi lintas sektoral terutama adanya perencanaan perbaikan irigasi ,di harapkan jadwal pelaksanaannya dikoordi nasikan. 3. Untuk meningkatkan kinerja pengurus BLM perlu dilakukan beberapa hal antara lain; a. meningkatkan koordinasi antara pembina dengan pengurus BLM b. Perbaikan terhadap manajemen pengelolaan BLM (peran pengurus ,administrasi keuangan, pernyataan bagi yang meminjam.) c. Rapat pertanggung jawaban paling sedikit setahun sekali 4. Penanganan pasca panen yang lebih intensif,menyelenggarakan temu usaha ,antara LUEP dengan petani menjelang panen. (Pande, KKPP Klungkung)