RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN OPSUS PAJALETAHUN 2016 DI WILAYAH KABUPATEN MUARA ENIM,PALI DAN KOTA PRABU MULIH.DI KODIM 0404 MUARA ENIM. Pada hari Selasa tanggal 5 Januari 2016 bertempat di Kantor Kodim 0404 Muara Enim Sumatera Selatan di laksanakan rapat Kordinasi Percepatran Opsus Pajale tahun 2016 untuk wilayah Kabupaten Muara Enim, Pali dan Kota Prabu Mulih. Acara dimulai pada pukul 08.30 Wib di pimpin Oleh Dandim 0404 Muara Enim, Bapak Letkol.Jamaludin. Acara dihadiri oleh utusan dari Kementrian Pertanian wilayah kerja Kab. Muara Enim serta Bapak ibu dari Bakorluh Propinsi Sum-Sel serta SKPD Lingkup Pertanian dan Perikanan Kabupaten Muara Enim,Pali dan Kota Prabu Mulih, serta Dan Ramil se Kab. Muara Enim, UPTD TPH, Ka.BP3K Penyuluh Pertanian dan Babinsa se Kab Muara Enim. Dalam Rapat Kordin asi tersebut pada intinya adalah ubntuk mewujutkan NAWACITA KEDAULATAN PANGAN menuju swa sermbada pangan tahun 2016. Maka dalam rangka untuk mensukseskan kegiatann Upsus Pajale 2015/2016 beberapa hal dibahas dalam rapat tersebut antara lain :1. Upaya Percepatan tanam2. Pengawalan jalannya Upsus3. Peningkatan mutu Intensifikasi4. Perluasan tanam5. Perbaikan Irigasi6. Pengadaan sarana dan prasarana7. Pengawasan jalannya distribusi pupuk ke tingkat petani8. Pelaporan perkembangan kegiatan secara Onlkine dan manual Permasalahan yang dihadapi oleh Kabupaten Muara Enim adalah masih terbatasnya jaringan irigasi yang memadai sebagian besar lahan sawah masih merupakan sawah tadah hujan oleh karena itu proses berusahatani padi masih tergantung ketersediaan air hujan. Disamping itu masih kurangny sarana Mekanisasi pertanian seperti Hantraktor, Power tresher, mesin tanam padi dan lain sebagainya sehingga kegiatan upsus mengalami sedikit gangguan terutama pada proses tanam serentak dan percepatan tanam. Masalah ketersediaan benih yang dibutuhkan petani masih mengalami kendala jenis benih yang di inginkan petani tidak dapat dipenuhi karena terbatasnya stok benih padi secara Nasional. Sehingga dalam hal ini masih perlu upaya-upaya untuk memenuhi kenbutuhan benih melalui penangkaran benih oleh petani melalui asosiasi penangkaran benih.Pihak kementrian meminta agar masing-masing Penyuluh melaporkan perkembangan Tanam dan panen setiap hari melalui SMS Center dengan Nomor 0878 8558 2566, disamping melaporkan kegiatan tersebut nmelalui SKPD masing-masing.Acara berlangsung dengan baik tampak semua peserta bersemangat mengikuti jalannya rapat kordinasi tersebut. Acara berakhir pada pukul 12.30 wib. Dilanjutkan dengan makan siang bersama.(Ad.Uj1.16)