Refugia adalah pertanaman beberapa jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya yang lain bagi musuh alami seperti predator dan parasitoid ((Nentwig, 1998; Wratten et al., 1998) dalam Allifah et.al (2013) dan Pertiwi 2014)). Refugia berfungsi sebagai mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami.Dengan kata lain bahwa refugia adalah tumbuhan (baik tanaman maupun gulma) yang tumbuh di sekitar tanaman yang dibudidayakan, yang berpotensi sebagai mikrohabitat bagi musuh alami (baik predator maupun parasitoid), agar pelestarian musuh alami tercipta dengan baik. Bagi musuh alami, tanaman refugia ini memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai sumber nektar bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman. JENIS TANAMAN yang BERPOTENSI sebagai REFUGIA 1. Tanaman HiasBeberapa penelitian menyebutkan jenis tanaman hias yang berpotensi sebagai refugia antara lain bunga matahari (Helianthus annuus), bunga kertas zinnia (Zinnia peruviana), (Zinnia acerosa), (Zinnia bicolor), (Zinnia grandiflora), (Zinnia elegans), kenikir (Cosmos caudatus) dll. 2. GulmaGulma yang selama ini terkesan sebagai tanaman pengganggu ternyata bisa dijadikan refugia. Terutama yang berasal dari famili asteraceae seperti babadotan (Ageratum conyzoides), Ajeran (Bidens pilosa L.), Bunga tahi ayam (Tagetes erecta).3. Tumbuhan liar yang ditanam atau yang tumbuh sendiri di areal pertanamanTumbuhan liar yang sengaja ditanam atau tumbuh dengan sendirinya di area pertanaman antara lain, bunga legetan (Synedrella nodiflora), pegagan (Centella asiatica), rumput setaria (Setaria sp.), rumput kancing ungu (Borreria repens), dan kacang hias atau kacang pintoi (Arachis pentoi) (Sinar Tani 2016).4. SayuranSayuran yang berpotensi sebagai refugia sekaligus bahan pangan antara lain kacang panjang (Vigna unguiculata ssp. sesquipedalis), bayam (Amaranthus spp.), jagung (Zea mays) . Syarat Menanam Tanaman RefugiaTanaman yang dijadikan sebagai refugia sebaiknya dipilih yang memenuhi kriteria antara lain :a. Pilih tanaman yang memiliki bunga dan warna mencolokb. Regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutanc. Benih atau bibit mudah diperolehd. Mudah ditaname. Dapat ditumpangsarikan dengan tanaman pematang lain Manfaat dari menanam refugia di area pertanaman pokok antara lain :1. Mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami.2. Sumber nektar atau pakan bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman.3. Terciptanya agroekosistem yang seimbang, dimana jumlah hama yang ada dapat ditekan oleh keberadaan musuh alaminya, sehingga tidak menimbulkan kerugian secara ekonomi (di bawah ambang batas ekonomi). Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Menanam RefugiaSebaiknya tanaman refugia ditanam sebelum tanaman utama agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat berlindung dan berkembang biak bagi musuh alami dan serangga pollinator yang berperan dalam polinasi yaitu perantara penyerbukan tanaman.Refugia cocok ditanam di pematang sawah. Diusahakan agar penanaman refugia sejajar dengan sinar matahari sehingga tidak menutupi atau mengganggu penyerapan sinar matahari bagi tanaman utama. Selain itu pengolahan lahan dan pemupukan yang tepat sangat dianjurkan agar tanaman refugia tumbuh sesuai yang diharapkan. Ditulis oleh : Purwanto, S.P.Penyuluh Pertanian Pertama Kecamatan Pulokulon Kab. Grobogan