Loading...

REKOMENDASI PEMUPUKAN BERIMBANG BERDASARKAN PUTS DI DESA CIONDANG KECAMATAN CISOMPET

REKOMENDASI PEMUPUKAN BERIMBANG BERDASARKAN PUTS DI DESA CIONDANG KECAMATAN CISOMPET
Pemupukan berimbang adalah salah satu kunci dalam keberhasilan usaha tani padi. Pupuk merupakan salah satu komponen agro input yang cukup besar dalam usaha tani padi pada khususnya. Pemberian rekomendasi pemupukan berimbang haruslah berdasarkan penilaian status hara yang ada di areal pertanaman agar pemupukan menjadi efektif dan efisien. Biaya yang mahal dan waktu yang relative lama membuat penilaian kandungan unsur hara tanah sangat sulit dilakukan oleh petani. Hal ini membuat rekomendasi pupuk yang diberikan bersifat umum untuk suatu daerah. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah melalui balai penelitian tanah menmbuat suatau alat untuk dapat menalisa status hara tanah sawah secara cepat dan murah berupa Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS). PUTS adalah suatu perangkat untuk menguji status hara N, P, K dan pH tanah yang disertai dengan rekomendasi dosis pemupukan berdasarkan status hara yang ada.Pemupukan haruslah berdasarkan pada prinsif 5 Tepat yaitu: tepat jenis, dosis, waktu, cara, dan harga. Agar dapat memberikan rekomendasi pemupukan berimbang secara spesifik lokasi, penyuluh pertanian Kecamatan Cisompet melakukan pengambilan sampel di beberapa hamparan sawah yang ada di desa cikondang sekaligus melakukan penyuluhan tentang pentingnya pemupukan berimbang. Dengan keterlibatan langsung petani dalam kegiatan penilaian status hara di areal sawahnya dengan menggunakan PUTS diharapkan petani lebih termotivasi untuk melakukan pemupukan berimbang di areal sawahnya. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan PUTS, Status hara N, P, K di desa cikondang tergolong rendah dengan pH rata-rata 5. Hal ini membuat rata-rata produksi padi sawah di desa cikondang tergolong rendah bila dibandingkan dengan desa-desa lain di Kecamatan Cisompet. Untuk dapat meningkatkan produktivitas areal persawahan ini memerlukan pemupukan NPK yang relative banyak dan disertai dengan pemberian pupuk organic dan kapur.Oleh : HILMI HARDIMANSYAH (penyuluh Pertanian Kecamatan Cisompet)