Kontak Tani Nelayan (KTNA) adalah kontak tani yang diandalkan dan dipilih secara periodik menurut kesepakatan, dari oleh para kontak tani-nelayan dalam mewakili aspirasi petani-nelayan dalam forum dan atau kelembagaan ditingkat wilayah yang lebih tinggi. Fungsi Kelompok KTNA adalah sebagai wadah musyawarah petani-nelayan dan sebagai mitra kerja pemerintah dalam pembangunan pertanian. Sesuai dengan fungsi tersebut, kelompok KTNA diarahkan untuk mampu berperan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan para anggotanya dalam melaksanakan kegiatan Kelompok KTNA, yaitu :– Melaksanakan kerjasama petani-nelayan– Menyampaikan aspirasi petani-nelayan kepada pemerintah– Memperoleh kebijakan pemerintah– Menyiapkan/menumbuhkan kader-kader kontak tani-nelayan andalan. Fungsi dan peranan Kelompok KTNA tersebut diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan seperti: mimbar sarasehan dan penyelenggaraan rembug (rembug utama, paripurna, madya dan harian).KTNA mempunyai ciri :1. Memiliki kelompok tani diwilayahnya serta menjadi pengurus yang diandalkan oleh kelompok tani yang ada didesanya.2. Mampu memimpin, mengorganisasi dan menggerakan kelompok tani-nelayan didaerahnya.3. Mitra kerja pemerintah dan pengusaha serta membawa aspirasi petani- nelayan dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam pembangunan pertanian4. Dikukuhkan oleh pejabat/Kepala Wilayah sesuai dengan tingkatan wilayahnya. Sebagai mitra kerja pemerintah, KTNA juga sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya selaku pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan warga masyarakat lainnya yang dengan kesadarannya sendiri mau dan mampu menjadi penyuluh, maka KTNA diarahkan untuk lebih mandiri dan memiliki kemampuan-kemampuan dalam :1. Berkomunikasi melalui berbgai media penyampai informasi2. Menjadi penghubung antara pemerintah dengan petani dalam kegiatan pembangunan pertanian.3. Memahami kebijakan pemerintah dan pembangunan pertanian serta tanggap akan aspirasi petani-nelayan anggota kelompok dan masayarakat pertanian lainnya.4. Menyusun rencana kerja kelompok sesuai dengan kepentingan petani-nelayan dan kepentingan nasional.5. Melaksanakan berbagai metode penyuluhan pertanian seperti temu wicara, temu lapang dan berbagai metode lainnya.6. Bekerjasama dengan peneliti dan penyuluh pertanian, serta memanfaatkan BPP sebagai sumber informasi dan markas kegiatan petani-nelayan. Sebagai KTNA yang duduk dalam kelompok KTNA, disamping mampu melaksanakan peranan dan fungsinya sebagai kontak tani nelayan, juga diarahkan untuk memiliki kemampuan dalam :1. Mengamati permasalahan pembangunan pertanian ditingkat wilayah kelompok KTNA yang bersangkutan2. Mengerti dan menghayati keinginan dan aspirasi petani-nelayan ditingkat wilayah kelompok KTNA yang bersangkutan.3. Berhubungan dengan unit kerja/instansi/badan usaha pemerintah, swasta, koperasi maupun lembaga-lembaga lainnya dalam mencari informasi dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan petani-nelayan ditingkat wilayah kelompok KTNA yang bersangkutan.4. Berperan serta dalam rembug dan mimbar sarasehan, membawa aspirasi dan permasalahan petani-nelayan yang diwakilinya. Berdasarkan pengamatan dan informasi yang kami terima, selama ini keberadaan KTNA di Kota Sungai Penuh telah banyak memberikan kontribusi dan peranannya dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan pembanguan pertanian pada umumnya, serta bahkan menjadi objek study banding bagi KTNA dari berbagai Kecamatan di Kota Sungai Penuh. Keberhasilan pembanguan pertanian secara berkelanjutan, sangat dipengaruhi oleh kesiapan generasi penerus yang harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Disamping itu, pemuda /tarunatani dan wanita tani sangat menentukan dalam pelaksanaan usahatani, baik sebagai pengelola maupun sebagai pelaksana kegiatan, bahkan sering sebagai pengambil keputusan-keputusan tertentu dalam usahatani.Untuk itu, dalam setiap kelompok tani-nelayan dilaksanakan kegiatan-kegiatan pembinaan pemuda/taruna tani dan wanita tani. Disamping itu organisasi pemuda dan wanita yang ada juga perlu mendapat perhatian, yang diarahkan untuk pembentukan kader pimpinan petani/nelayan, dan memberikan kesempatan kepada wanitatani dan pemuda/taruna tani yang berpotensi untuk mengembangkan kemampuannya. Penulis : RIA ASNITA, SP Editing : ROBBY ASTI PRATAMA, SP (Admin Kota Sungai Penuh)