REMBUG TANI DI KECAMATAN BABIRIK Rembug tani merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin oleh Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) untuk mengidentifikasi potensi maupun kendala dalam menjalankan usahataninya yang di fasilitasi oleh penyuluh. Rembug tani bertujuan merencanakan kegiatan usahatani dan menyusun jadwal pelaksanaan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan dan panen sesuai dengan rekomendasi teknologi agar dapat mencapai sasaran peningkatan produksi dan juga untuk mengidentifikasi masalah dan pemecahannya serta mengevaluasi hasil usahatani.A. Hasil Supervisi dan PembinaanKegiatan Rembug Tani di Kecamatan Babirik difasilitasi melalui Dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2017. Pelaksanaan kegiatan bertempat di 5 (lima) lokasi kelompok tani, yakni :1. WKPP Desa Hambuku Baru, Kelompok Tani Sinar Baru II2. WKPP Sungai Durait Hulu, Kelompok Tani Bina Warga3. WKPP Sungai Durait Tengah, Kelompok Tani Karya utama4. WKPP Sungai Durait Hilir, Kelompok Tani Harapan Masa5. WKPP Babirik, Kelompok Tani Sumber JayaPeserta yang hadir sebanyak 20 orang, terdiri dari pengurus kelompok, Pengurus Gapoktan, KUPT, POPT-PHP serta Penyuluh Lapang dan KJF Penyuluh Kecamatan dan Kabupaten. Kegiatan Rembug tani ini membahas permasalahan atau kendala pada saat kegiatan pengelolaan usaha tani dari pengadaan benih sampai dengan pasca panen. Adapun rangkuman hasil kegiatan rembug tani di 5 lokasi tersebut adalah : 1. Kendala Pengolahan lahan, dimana pada menjelang tanam lahan pertanian masih banyak ditumbuhi gulma2. Kurangnya ketersediaan benih unggul bermutu menjelang musim tanam3. Cara bercocok tanam sebagian petani masih belum menerapkan sistem tanam jajar legowo4. Pengetahuan petani tentang pengendalian hama penyakit tanaman masih kurang5. Kurangnya sarana penanganan panen dan pasca panen seperti power thresher, gudang penyimpan gabah dan lantai jemur. Rencana pemecahan masalah tersebut dirumuskan pada materi dan kegiatan yang dilaksanakan dalam Sekolah Lapang, diantaranya :1. Penyuluhan tentang penggunaan herbisida secara tepat dan fasilitasi permohonan bantuan mesin pemotong rumput untuk mempercepat pembersihan gulma secara kelompok.2. Penyuluhan tentang benih unggul bermutu dan praktek cara seleksi benih menggunakan larutan air garam untuk mendapatkan benih berkualitas3. Penyuluhan tentang pengaturan jarak tanam dan demonstrasi cara tanam jajar legowo4. Demonstrasi pembuatan pestisida nabati, praktek pembuatan PGPR, dan pembuatan tricocompos.5. Penyuluhan tentang Penanganan Panen dan Pasca Panen serta fasilitasi untuk mendapatkan bantuan alat dan sarana penanganan panen dan pasca panen. Dengan dilaksanakannya Rembug tani diharapkan Petani dapat merencanakan kegiatan usahatani dan mengatasi permasalahan yang dihadapi. Peran aktif semua pihak yang berperan di setiap lini tentu sangat berperan dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan untuk mengatasi maslah tersebut, dengan demikian koordinasi dengan berbagai pihak sangat diutamakan dalam pelaksanaan kegiatan. Harapan akhir semoga hasil rembug tani dapat menjadi acuan dan titik pangkal untuk melaksanakan kegiatan guna mengatasi masalah yang dihadapi petani sehingga kegiatan pertanian khususnya di Kecamatan Babirik semakin maju dan berkembang. Penyusun :Hj. Nurul Hidayah, SPIzwar Saleh, SST