Kontak Tani Nelayan Andalan di kawasan dataran tinggi Gayo melakukan Rembuk dalam rangka persiapan menghadapi PENAS tahun 2020 di Sumatera Barat. Peserta Rembuk adalah KTNA tingkat kabupaten ini adalah sejumlah pengurusKTNA ingkat kecamatan yang berasal dari 14 wilayah sekabupaten Aceh Tengah dan ihadiri juga oleh kepala Balai Penyuluhan Pertanian selaku pembina dari masing--masing keamatan. Penyelenggaraan Rembuk KTNA ini dibuka Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah JUANDA,SP Jum’at 13 Desember 2019.. Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) merupakan sebuah kesempatan bertemunya para petani maju dari sabang sampai maroke, sehingga tidak sedikit manfaat yang dapat dipetik terutama perkembangan teknologi, pengetahuan dan inovasi baru. Untuk itu peserta KTNA Kabupaten Aceh Tengah harus benar-benar mampu memetik dan membawanya ke daerah, demikian harapan kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah. Kontak Tani Nelayan Andalan merupakan sebuah kelembagaan yang lahir dari petani, oleh petani dan untuk kepentingan petani itu sendiri, oleh sebab itu kelembagaan ini harus butuh pendampingan yang serius dari penyuluh pertanian di lapangan. Mulai dari perubahan sikap dan penerapan teknologi baru penyuluh siap berada di garda terdepan membantu tim teknis yang ada di setiap bidang, demikan disampaikan Ir.SULWAN AMRI Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Aceh Tengah. SYUKURDI ketua KTNA Kabupaten Aceh Tengah berharap melalui acara Rembuk ini akan didapatkan agenda utama yang harus dipersiapkan dan disampaikan ke pengurus KTNA tingkat Provinsi di Banda Aceih agar segala sesuatu menyangkut keberangkatan kontingen Penas dari Daerah provinsi Aceh bisa terkoordinasi dengan baik,seperti warna pakaian, tempat nginap dan ainnya. Aceh Tengah yang dikenal dengan produk kopi Arabika siap untuk berbagi informasi dan teknologi di Penas Sumatera Barat kepada peserta lain, mulai dari tekhnik budidaya, panen pasca panen, processing dan pemasaran tambah Syukurdi. KTNA Aceh Tengah juga siap memperkenalkan komoditas unggulan selain tanaman kopi seperti bawang merah Gayo, Alpokad Gayo, Nenas Gayo dan Jeruk Keprok Gayo. Banyak permasalahan intern yang dimusawarahkan dalam acara Rembuk KTNA tahun ini seperti peremajaan pengurus tingkat kecamatan yang sepenuhnya menjadi priogatif keanggotaan di kecamatan dengan mengacu pada aturan sebuah kelembagaan petani di negara Kesatuan Republik Indonesia ini)* }* Abdurrahman/ Distan AT.