REMBUNG TANI DESA TINGKAT WILAYAH KERJA PENYULUH PERTANIAN (WKPP) HAURGEULIS KECAMATAN HAURGEULIS KABUPATEN INDRAMAYU
Sekolah lapang (SL) adalah proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan dan ketrampilan bagi petani. SL ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengembangan usahatani, meningkatkan kemampuan dan kesadaran petani dalam memanfaatkan lahan agar lebih produktif dan membangun kemandirian petani dalam pengelolaan sumberdaya lahan secara berkelanjutan. Kegiatan SL komoditas pangan strategi Nasional adalah penggabungan beberapa metode penyuluhan, diantaranya kursus tani desa, rembug tani desa dan demonstrasi farming (denfarm). Pelaksanaan SL harus berhasil guna dan berdaya guna dalam meyakinkan petani untuk menerapkan suatu inovasi teknologi spesifik lokasi yang direkomendasikan oleh Badan Penelitian dan Teknologi Pertanian (BPTP).Rembug tani desa merupakan forum pertemuan antara petani, pengurus kelompoktani, penyuluh pertanian (PNS, THL-TB PP dan swadaya) untuk membahas identifikasi dan pemecahan masalah dalam pelaksanaan program peningkatan produktivitas komoditas pangan strategis Nasional.Kegiatan rembug tani desa merupakan kegiatan tindak lanjut setelah pelaksanaan rembug tani tingkat BPP Kecamatan Haurgeulis. Rembug tani desa wkpp Haurgeulis dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2017. Peserta yang hadir sebanyak 20 orang petani, penyuluh pertanian, UPT Pertanian dan petugas OPT. Kegiatan rembug tani desa wkpp Haurgeulis dilaksanakan di kelompoktani Dewi Ratih II Desa Haurgeulis dan dipimpin oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Haurgeulis.Pelaksanaan rembug tani desa wkpp Haurgeulis menghasilkan kesepakatan sebagai berikut : peserta kegiatan sekolah lapangan akan diikuti oleh 5 kelompoktani yaitu Dewi Ratih I, Dewi Ratih II, Pelita Tani, Dewi Sri dan Warung Jambu. Peserta SL semuanya berjumlah 20 orang yang merupakan perwakilan dari setiap kelompoktani yang terdiri dari 16 orang berjenis kelamin laki-laki dan 4 orang wanita.Kesepakataan lain dari hasil rembug tani desa di wkpp Haurgeulis yaitu jadwal pelaksanaan kursus tani, pembentukan kelompok belajar dan materi pembelajaran yang akan disampaikan. Kesepakatan jadwal pelaksanaan sekolah lapang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2017 (pertemuan ke 1), 10 Agustus 2017 (pertemuan ke 2), 25 Agustus 2017 (pertemuan ke 3) dan tanggal 5 September 2017 merupakan pertemuan ke 4.Sedangkan materi yang diberikan untuk setiap pertemuan berbeda sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pertemuan pertama membahas tentang penanaman jagung, pertemuan ke dua membahas tentang pemupukan tanaman jagung, pertemuan ke tiga tentang pengendalian hama penyakit tanaman dan pertemuan terakhir tentang penanganan panen dan pasca panen.Semoga petani anggota kelompoktani yang mengikuti kegiatan SL dapat menjalankan setiap kegiatan dan mentaati kesepekatan yang telah dibuat dan disetujui bersama dalam kegiatan rembug tani, sehingga sekolah lapang dapat berjalan sesuai rencana dari awal sampai akhir. Adanya kegiatan SL diharapkan akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan petani. Semoga dengan adanya kegiatan Sekolah lapang ini menjadi pembelajaran bagi petani dalam budidaya jagung sehingga mereka terbiasa untuk berusaha jagung dan memperoleh tambahan penghasilan dari usahataninya. Penulis Rohayati, SP – Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Haurgeulis - Indramayu