Loading...

REVITALISASI PENGURUS DAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI

REVITALISASI PENGURUS DAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI
Peningkatan kelas kemampuan kelompok bukan hanya ditentukan oleh mutu petugas lapangan/ penyuluh pertanian semata tetapi harus didukung oleh tingkat SDM pengurus kelompok tani itu sendiri Gerakan revitalisasi dan pembinaan kelembagaan kelompok tani sangat perlu dilakukan pada kelompok tani dimana selain pengurusnya sudah lanjut usia, tingkat pendidikan pengurus yang masih rendah, atau kesibukan pengurus pada kegiatan – kegiatan yang lain sehingga kelembagaan petani juga sulit dibina apalagi ditingkatkan.Oleh karena itu kami mencoba mengidentifikasi kelompok – kelompok tani dimana pengurusnya sudah tidak layak menjadi pengurus kelompok tani, baik dari segi usia, tingkat pendidikan maupun kesibukan pengurus sebagai aparat desa. Dari 200 lebih Poktan yang ada di wilayah binaan BPP Kec. Sinjai selatan, sudah ada beberapa Poktan yang sudah direvitalisasi pengurusnya, salah satunya adalah Poktan Leppang Desa Talle Kec. Sinjai Selatan karena pengurusnya sudah sakit – sakitan dan lanjut usia sehingga kegiatan kelompok tani tidak bisa berjalan sebagimana yang diharapkan, padahal sebelumnya poktan ini sudah masuk kategori kelas lanjut. Hal ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan kader – kader pengurus poktan untuk menghadapi persoalan – persoalan dan tugas – tugas pengurus poktan di masa yang akan datang yang semakin kompleks, diantaranya penyusunan RDKK secara online ( eRDKK ), Kartu Tani, AUTP, AUTS, dsb. SUDIRMAN, SP PENYULUH PERTANIAN BPP SINJAI SELATAN