Loading...

SAATNYA PETANI MENGUNJUNGI BPP OLEH FRANS KELY, S.P.,M.M

SAATNYA PETANI MENGUNJUNGI BPP OLEH FRANS KELY, S.P.,M.M
SAATNYA PETANI MENGUNJUNGI BPP Oleh FRANS KELY S.P.,M.MEmail : fransmich05@gmail.comBlog: fransmich.blogspot.com Upaya pembangunan pertanian yang diarahkan untuk menghasilkan swasembada beras sebagai pangan utama masyarakat serta menunjang pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Kotawaringin Barat mengupayakan peningkatan swasembada beras melalui Balai Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Arut Utara.Balai Penyuluhan Pertanian berupaya untuk memfasilitasi petani melalui penyuluhan yang mengarah pada keterbukaan informasi dan teknologi, serta menambah pengetahuan petani dalam hal budidaya tanaman yang bermuara pada peningkatan produktivitas hasil panennya. Pendampingan kepada petani dalam melaksanakan usaha tani yang meliputi pemilihan benih unggul pengolahan lahan, pemupukan berimbang, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit tumbuhan, serta panen dan pasca panen. Mengaktifkan petani dalam kelompok tani sebagai sarana bagi petani untuk kelas belajar; wahana kerjasama dan unit produksi; usahatani yang dilaksanakan oleh masing masing anggota kelompok tani .Dalam proses penyuluhan banyak faktor-faktor yang menghambat peran BPP dalam peningkatan swasembada beras di Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat antara lain keterbatasan SDM Petani, Keterbatasan Kuantitas Penyuluh, yaitu jumlah penyuluh pertanian di Kecamatan Arut Utara adalah enam orang, sedangkan jumlah desa yang harus dilayani oleh petugas penyuluh adalah sebelas desa.Dari permasalahan diatas BPP Kecamatan Arut Utara berupaya mencari jalan keluar dengan berusaha memberikan informasi dalam bidang pertanian melalui kegiatan Demplot yang ada di lahan BPP yang luasnya sekitar 1 Ha. Demplot yang dipersiapkan adalah demplot Padi sawah, demplot jagung serta tanaman hortikultura. Demplot yang dibuat dalam areal BPP ini diharapkan sebagai etalase untuk menarik minat petani di Kecamatan Arut Utara untuk bertani dengan menetap, karena hampir 100% petani di Kecamatan Arut Utara adalah petani padi ladang berpindah dengan cara bertani tebang tebas dan bakar.Persiapan demplot yang dilakukan di BPP Kecamatan Arut Utara dilakukan dengan pengolahan lahan menggunakan handtractor meliputi pembalikan dan meratakan tanah, sedangkan untuk demplot padi sawah selain pembalikan dan meratakan tanah lahan sebelumnya direndam dan dilumpurkan.Dalam proses pelaksanaanya penyuluh pertanian terkadang mengundang beberapa petani untuk melihat proses persiapan demplot, dengan harapan setiap petani yang melihat menjadi tertarik untuk mencoba dan mempratekan proses tesebut dilahan masing-masing. Upaya ini menunjukan hasil positif dimana beberapa petani di desa Penyombaan, Sambi dan Kelurahan Pangkut telah mencoba pola bertani dengan menetap dan pengolahan tanah yang baik.