Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara manual atau tidak menggunakan alat berat maupun zat kimia. Pengendalian gulma secara manual ini dilakukkan dengan cara mencabut gulma tersebut dengan tangan dan alat sederhana lainnya. Parang dan arit biasnya sering digunakan para petani untuk mengatasi gulma. Tetapi untuk beberapa jenis gulma seperti gulma jenis Marsilea crenata, Dentella repens dan Cynodon dactilon. Pengendalian gulma secara manual dengan mencabut gulmanya kurang efektif (Latifa, et al., 2015).