Loading...

SANITASI KANDANG PADA TERNAK UNGGAS

SANITASI KANDANG PADA TERNAK UNGGAS
Sanitasi kandang adalah proses kegiatan yang bertujuan mencegah adanya suatu penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dalam rantai perpindahan penyakit, pencegahan penyakit merupakan salah satu tindakan penting yang harus diterapkan oleh peternak yang ada di desa Blang Cirih Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan tindakan sanitasi program yang ketat dan benar, tindakan sanitasi sangat mutlak pada pemeliharaan ternak unggas karena dengan adanya sanitasi maka bibit penyakit yang berasal dari lingkungan kandang dapat dimatikan. Program sanitasi dapat dilakukan secara kontinyu agar unggas dapat terjaga dari serangan bibit penyakit. Sanitasi merupakan usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan perpindahan penyakit tersebut, sedangkan desinfeksi adalah salah satu tindakan sanitasi yang bertujuan untuk menghancurkan/membunuh mikroorganisme patogen langsung penyebab penyakit dengan bahan kimia atau secara fisik dengan lingkungan kandang dan peralatannya. Sanitasi yang paling sering dilakukan oleh peternak adalah desinfeksi yaitu penyomprotan kandang dengan menggunakan desinfektan (bahan kimia), namun tidak lupa pula peternak di desa Blang Cirih Kecamatan Peusangan Siblah Krueng menggunakan cara biasa (tradisional) yaitu membersihkan dengan cara menyapu dan membakar sampah yang ada disekitar kandang agar kandang selalu bersih, bebas penyakit dan nyaman untuk ternak.Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam sanitasi kandang yaitu:1. Ruang dan alat yang akan disanitasi2. Metode yang akan digunakan3. Bahan atau zat kimia serta aplikasinya4. Monitoring program sanitasi5. Harga bahan kimia yang akan digunakan6. Ketrampilan pekerja7. Sifat bahan atau produk dimana kegiatan tersebut dilakukanPengaruh sanitasi kandang terhadap kesehatan ternak pengendalian atau pencegahan penyakit adalah suatu tindakan untuk melindungi individu terhadap serangan penyakit atau mengurangi keganasannya. Dengan adanya tindakan-tindakan tersebut peternak mengharapkan berpengaruh langsung terhadap kondisi ternak yang akan berdampak pada produksi optimal.