Loading...

SANITASI LAHAN KEBUN KAKAO

SANITASI LAHAN KEBUN KAKAO
Ir. M. Yusran Penyuluh Pertanian Pertama Kecamatan Tommo Sanitasi atau pembersihan adalah tindakan pembersihan areal perkebunan kakao dari segala sampah seperti ranting, cabang dan daun serta bahan lain yang tidak diinginkan. Bahan lain disini adalah sisa-sisa kulit buah hasil panen termasuk juga buah kakao yang terserang hama penyakit. Disamping itu dilakukan juga pembersihan terhadap gulma atau rumput, biasanya pada tanaman kakao yang telah menghasilkan atau tajuk tanaman kakao yang sudah besar tidak mampu memberi ruang terhadap rumput atau gulma untuk tumbuh. Manfaat dari sanitasi kebun kakao adalah untuk; 1) Membersihkan kebun kakao agar terlihat bersih dan enak dipandang; 2) Mengendalikan hama kakao, jika kotor maka dapat menjadi sarang bagi hama untuk berkembang biak; 3)Mengumpulkan sampah kakao untuk dijadikan pupuk kompos, seperti daun dan kulit buah sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat kompos. Ada beberapa cara sanitasi kebun kakao, antara lain ; 1) Membenamkan kulit buah kakao yang sudah dipanen ke dalam tanah; 2) Memasukkan kulit-kulit buah kakao ke dalam kantong plastik besar dan mengikatnya kuat dan dibuang ke tempat sampah; 3) Menutup kulit-kulit buah sisa panen dengan plastik lembaran lebar (terpal) yang tidak bocor kemudian bagian tengahnya ditimbun dengan tanah. Tujuannya adalah agar larva yang masih terbawa pada kulit-kulit buah sisa panen tersebut tidak berkembang biak dan mati. Cara ini sangat ampuh untuk memutuskan siklus hidup hama penggerek buah kakao (PBK); 4) Memanen atau memetik buah-buah kakao yang terserang penyakit seperti buah yang busuk, buah yang hitam dan kering atau buah-buah yang terserang hama lain, kemudian ditempatkan pada tempat-tempat tertentu dan dimusnahkan. Sanitasi lahan kebun kakao yang dilakukan dengan benar dapat menjadi salah satu cara pengendalian hama penggerek buah kakao (PBK), sehingga perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi kakao.