Sayuran organik ini dimaksudkan adalah sayur mayur yang tidak menggunakan pestisida dan pupuk kimia untuk diaplikasikan kepada tanaman sayuran, sehingga sayuran yang dipanen dan dikonsumsi baik segar maupun matang aman terhadap kesehatan dan dapat memberikan kesenangan dan manfaat ekonomis. Seorang Ibu pengusaha yang membuat garden dengan produk utama organik, telah mengganti hidroponik dengan vertikultur karena lebih menjamin unsur pupuk yang digunakan adalah betul betul organik. mulai dari pupuk organiak padat yang diproses dengan menggunakan mikro organisme lokal serta pupuk cair juga diproduksi dari bahan organik lokal yang dikembangkan di BUMDES Desa Pecatu. Ibu Johana yang diwawancarai dikebunnya menerangkan semenjak mengkonsumsi sayuran organik yang dihasilkan sediri dari kebunnya kesehatannya meningkat, penyakit sesak nafas yang dideritanya beberapa tahun terakhir sudah tidak pernah kumat lagi. Itu sebabnya disaat pandemi ini beliau juga telah melakukan penyebaran benih terhadap orang yang dikenalnya yang terkena dampak dari Covid-19 ini dan berhasil membuat Urban Farming di Perumahan tempat orang yang terbantu. I Nengah Sujana,SP (Penyuluh Pertanian Madya)