Loading...

SEBANYAK 60 ORANG PENYULUH SWADAYA DI KABUPATEN PURBALINGGA MENGIKUTI DIKLAT METODOLOGI

SEBANYAK 60 ORANG PENYULUH SWADAYA DI KABUPATEN PURBALINGGA MENGIKUTI DIKLAT METODOLOGI
Kegiatan diklat metodologi penyuluhan bagi Penyuluh Pertanian Swadaya telah dilaksanakan dengan 2 angkatan yaitu masing-masing angkatan sebanyak 30 orang yang diselenggarakan pada tanggal 27 April s/d 8 juni 2015 di di dua tempat, untuk angkatan pertama di Balai Penyuluhan Kecamatan Purbalinggga yang pesertanya terdiri dari Kecamatan Kejobong, Bukateja dan Kemangkon, sedangkan untuk angkatan kedua di Aula Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Kabupaten Purbalingga yang pesertanya dari Kecamatan Kaligondang, Kemangkon, Purbalingga dan Padamara. Peserta pelatihan yaitu Penyuluh Pertanian Swadaya pengawal padi, jagung dan kedelai dan pelaksanaan kegiatan diklat ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015. Pembukaan pelaksanaan diklat oleh Ir. LILY PURWATI beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran peserta diklat dan meminta agar pelaksanaan diklat dapat berjalan lancar,disamping itu beliau menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan diklat adalah DIPA petikan APBN-P Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Dekonsentrasi No. SPDIPA-018.08.3.039014/2015, tanggal 6 maret 2015 beserta Surat Keputusan Kepala BPSDM TAN Jawa Tengah Nomor : 28 / 2015, Tanggal 22 April 2015 tentang Penyelenggaraan Diklat Metodologi Penyuluhan Bagi Penyuluh Swadaya. Nara sumber dan Fasilitator yang memfasilitasi diklat tersebut berasal dari Dinas Pertanian Perkebunan dan kehutanan, Penyuluh Pertanian PNS Kabupaten Purbalingga dan para Praktisi. Materi yang diberikan dalam bentuk teori dan praktek. Dalam proses belajar yang digunakan dalam pengembangan metodologi yang bersifat partisipatif memberikan proses belajar bagi petani untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengindentifikasi dan menganalisis masalah, serta peluang yang mereka miliki sendiri". Setelah dilakukan diklat metodologi penyuluhan bagi penyuluh swadaya kedepannya diharapkan ada peningkatan kemampuan dan kompetensi penyuluh pertanian swadaya yang lebih baik sehingga membantu petani dalam mengoptimalkan hasil pertanian Oleh : Pudjiarto KJF BPPKP Kab. Purbalingga