Loading...

SEJARAH TANAMAN JAMBU METE DI INDONESIA

SEJARAH TANAMAN JAMBU METE DI INDONESIA
Jambu monyet atau jambu mete / jambu mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki "buah" yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mete, bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan pelbagai macam penganan. Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae). Tanaman jambu mete termasuk pohon rendah, namun pada keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan, tanaman dapat berubah bentuk menjadi semak. Dalam keadaan normal, tanaman dapat mencapai tinggi 12 - 20 m bila keadaan lingkungan baik.Tanaman ini dibawa oleh pelaut Portugis ke India 425 tahun yang lalu, kemudian menyebar ke daerah tropis dan subtropis lainnya seperti Bahana, Senegal, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Srilangka, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Di negara luar tanaman jambu mete memiliki nama atau sebutan yang berbeda pula. Menurut Rismundar (1986), nama asing tanaman jambu mete yaitu Cashew nut (Inggris), Nierenbaum/Kashunaum (Jerman), Acajou (Belanda), Cachou/Acajou (Perancis) , Acehnoten/Olifantsluizen/Apenotenboom, dan Kasyui (Suriname).Menurut Cahyono (2001), di Indonesia varietas jambu mete umumnya dikenal berdasarkan warna buahnya, misalnya jambu mete merah, jambu mete kuning, dan jambu mete jingga. Varietas jambu mete berwarna jingga diduga berasal dari hasil dari persilangan alamiah antara varietas jambu mete merah dan jambu mete kuning. Jika jambu mete merah dominan, maka akan menghasilkan jambu mete jingga berwarna kemerah-merahan dan jambu mete berwarna kuning dominan, maka akan menghasilkan jambu mete berwarna jingga kekuning-kuningan. Tanaman jambu mete banyak tumbuh di Jawa Tengah (Jepara, Wonogiri), Jawa Timur (Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pasuruan, dan Ponorogo), dan di Yogyakarta (Gunung Kidul, Bantul, dan Sleman). Di luar Pulau Jawa, Jambu mete banyak ditanam di Bali (Karangasem), Sulawesi Selatan (Kepulauan Pangkajene, Sidenreng, Soppeng, Wajo, Maros, Sinjai, Bone, dan Barru), Sulawesi Tenggara (Muna). dan NTB (Sumbawa Besar, Dompu, dan Bima).Tanaman jambu mete bukan tanaman asli Indonesia. Beberapa ahli boteni menduga bahwa tanaman jambu mete berasal dari Amerika Selatan. Dari negara asalnya ini, tanaman jambu mete menyebar ke seluruh penjuru dunia, terutama di negara-negara yang memiliki iklim subtropis dan iklim tropis, termasuk Indonesia. Dalam tatanama atau sistematika (taksonomi) tanaman, jambu mete di klasifikasikan sebagai berikut :Divisi :SpermatophytaSubdivisi :AngiospermaeKelas :DicotyledonaeOrdo :SapindalesFamili :AnacardiaceaeGenus :AnacardiumSpesies :Annacardium occdentale L Bogor, 30 September 2014 Penulis : Kukuh Wahyu wSumber : Puslitbangbun