Pagi itu begitu cerah pukul 07.00 Wita Rabu 18 September 2019 di Kaki bukit Bendungan Wonco II, Kelurahan Ngkari-ngkari, Kecamatan Bungi Kota Baubau, di lahan Budidaya Kadek Suartana, Anggota Poktan Mekar Sari III, sedang berlangsung acara pembukaan pelaksanaan sekolah lapang pelatihan petani dan pelaku agribisnis yang di ikuti oleh perwakilan kelompok tani yang ada di kecamatan Bungi Dan Lea-Lea. kegiatan ini di prakarsai oleh bidang Perkebunan dan Hortikultura Kota Baubau Melaui APBD 2019. pembukaan kegiatan langsung oleh Bapak Abdul Karim Kepala Dinas Pertania Kota Baubau, di Hadiri Pula Bapak Lurah Ngkari-ngkari, dan Koordinator PPL kecamatan Bungi dan Lea-Lea. Suasana semakin hangat saat sesi diskusi berlangsung Dimana bapak kadis Pertanian Kota Baubau Berjanji untuk menempatkan satu kultifator guna memudahkan petani dalam mengolah lahan mereka, sontak di sambut gemuruh tepuk tangan oleh anggota Poktan Mekar Sari satu. "Untuk memudahkan petani saya akan bantu satu kultifator untuk di tempatkan di kelola oleh kelompok mekar Sari III, jelasnya. Tentunya nantinya kultifator tersebut di jaga dan di rawat agar awet dalam penggunaanya. Kepala Seksi produksi Bidang Hortikultura dan Perkebunan Ibu Rosdiana Muni Selaku Ketua panitia pelaksana menjelaskan kegiatan ini akan berlangsung selama 10 hari, Fokus materi Budidaya Cabe mulai dari Pengolahan tanah, Hingga Analisa Usaha Tani, ( Pembibitan, Persemaian, Pemupukan, dan pencegahan serta pengendalian Hama, Gulma dan penyakit) dan juga proses pembuatan Agen Hayati (Gliocladium sp dan trichoderma sp) sebagai langkah mengurangi serangan penyakit pada pertanaman cabe. Dengan Harapan semua peserta sekolah lapang nantinya akan menularkan pengetahuannya kepada petani lainnya, agar kedepan dapat menghasilkan produksi yang melimpah dan bermutu yang aman di konsumsi masyarakat (Konsumen), sehingga Usaha Budidaya dapat terus berlanjut dan meningkatkan pendapatan petani. Penulis : I Wayan Jasana, S.Pt PPl Kel. Ngkari-ngkari