Loading...

Sekolah Lapang Di Lokasi Rawan Stunting Desa Banjarsari

Sekolah Lapang Di Lokasi Rawan Stunting Desa Banjarsari
Desa Banjarsari yang ada di Kecamatan Sukaresik merupakan wilayah yang teridentifikasi lokasi rawan Stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Stunting yang merupakan permasalah leading sektor sebab faktor terjadinya stunting 30 persen kesehatan dan 70 persen faktor lainnya. untuk menangulangi permasalahan tersebut, Pertanian merupakan salah satu yang dapat menanggulangi rawan stunting yang ada di desa. Kegiatan pertanian di desa tidak lepas dari peran penyuluh pertanian lapangan dimana penyuluh pertanian lapangan dapat membantu petani memperoleh informasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan pertanian yang mana informasi tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat tani. Bagian dari kegiatan penyuluhan salah satunya adalah melalui sekolah lapang. Kegiatan sekolah lapang ini dimaksudkan pada daerah lokasi rawan stunting yaitu anggota mampu meningkatkan Pengetahuan dan ketrampilan tentang pertanian. Kegiatan Sekolah Lapang dilaksanakan pada bulan April 2019 di Kelompok Tani Mukti Tani I, Mukti tani II, Mukti Tani III, dan Mukti Tani IV, serta Mukti tani V desa Banjarsari, dengan jumlah anggota peserta 15 orang per kelompok. Sumber dana untuk kegiatan Sekolah Lapang di daerah stunting berasal dari APBD Provinsi melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Jawa Barat. Materi dari kegiatan sekolah lapang ini difokuskan pada tanaman padi. Adapun materi yang disampaikan antara lain : seleksi benih, tanam jajar legowo, PHT, sampai panen dan pasca panen, serta ditambah materi pemanfaatan pekarangan. Juga diadakan Demontrasi Plot (Demplot) Padi Sawah Sehingga peserta dapat belajar langsung mengidentifikasi masalah dan penyababnya serta menganalisis perkembangan tanaman.