Pelaksanaan sekolah lapang komoditas pangan strategis nasional tanaman padi , di kelompok tani Tani Subur Desa Tambakrejo Kecamatan Pasrepan diawali dengan kegiatan rembug tani tanggal 26 Juli 2017 yang diikuti oleh 20 orang petani terdiri dari 12 orang petani dewasa, 4 orang taruna tani dan 2 orang wanita tani, kemudian dilanjutakan dengan pelaksanaan sekolah lapang.Dari hasil pelaksanaan sekolah lapang I, II, III dan IV tanggal 10 agustus, 22 agustus, 06 september dan 26 september 2017 yang di ikuti oleh 20 peserta dan didampingi oleh Penyuluh Pertanian, Mantri Pertanian, POPT, Koordinator Penyuluh Pertanian dan Dinas terkait, menghasilkan beberapa kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam usaha meningkatkan produksi hasil pertanian khususnya komoditas padi. Kegiatan pengolahan tanah yang baik untuk tanaman padi adalah pengolahan secara sempurna dimulai dari pembajakan I dan II, dilanjutkan dengan penggaruan dan diakhiri dengan perataan tanahSebelum lahan disiapkan, tentukan benih yang akan ditanam, benih padi yang digunakan adalah varietas Sintanur. Varietas yang sesuai dengan spesifik lokasi yaitu dengan melihat deskripsi varietas padi unggul. Memilih varietas unggul sesuai dengan kondisi lahan yang akan ditanami padi.Benih padi bermutu tinggi sangat penting dalam suatu usahatani, karena benih merupakan faktor utama dan penentu keberhasilan suatu budidaya. Benih bermutu adalah benih dengan tingkat kemurnian dan daya tumbuh yang tinggi, berukuran penuh dan seragam, daya kecambah diatas 80 %. Benih yang bermutu tinggi tersebut disiapkan dengan cara seleksi benih dan perlakuan benih (seed treatmen)Metode tanam jajar legowo Legowo 4:1 meningkatkan populasi tanaman sekitar 20% dan 50% dari total populasi tanaman berposisi sebagai tanaman pinggir. Pada legowo 4:1 baris pertama dan baris keempat saja yang dipadatkan sehingga jarak tanam dalam baris menjadi 10 cm sedangkan baris kedua dan ketiga tetap dengan jarak tanam dalam baris 20 cm. Pengertian jajar legowo 4 : 1 adalah cara tanam yang memiliki 4 barisan kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong dimana pada setiap baris pinggir mempunyai jarak tanam >2 kali jarak tanam pada barisan tengah. Dengan demikian, jarak tanam pada tipe legowo 4 : 1 adalah 20 cm (antar barisan dan pada barisan tengah) x 10 cm (barisan pinggir) x 40 cm (barisan kosong). Pemupukan pada tanaman padiPemupukan padi adalah kegiatan penambahan nutrisi tanaman sesuai kebutuhan dan target hasil yang realistis. Untuk menyikapi hal tersebut diperlukan teknis pemupukan yang benar dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman padi. Teknis pemupukan yang tidak sesuai dengan tahapan dan kebutuhan tanaman akan berdampak terhadap produksi yang dihasilkan, oleh sebab itu teknis pemupukan yang benar perlu dilakukan agar hasil yang diharapkan dapat terwujud.Pemupukan untuk tanaman padi bergantung pada :1. Status hara atau suplai hara tanah2. Kebutuhan tanaman akan hara3. Kandungan hara dalam pupuk.Pengendalian Hama dan penyakit dilakukan dengan pendekatan pengelolaan hama terpadu (PHT), Antara lain penggunaan varietas tahan sintanur, pengelolaan tanam jajar legowo. Penggunaan pestisida didasarkan pada pemantauan dilapang agar dicapai efisiensi yang tinggi dan pencemaran lingkungan dapat diperkecil. Komponen pengendalian diterapkan sesuai dengan tahapan budidaya tanaman. Pemantauan dilahan untuk mengenal dan melihat gejala serangan hama dan penyakit serta cara pengendaliannya. Untuk pencegahan dan pengendalian menggunakan fungisida, insektisida dan bakterisida dengan menggunakan azas 5 tepat, (tepat waktu, tepat jenis, tepat dosis, tepat tempat, tepat sasaran).