Sekolah Lapang Komoditi Bentul di Kelompok Tani Sumber Tani 5 Desa Banjar Bilah kecamatan Tambelangan.
Gerakan Pemberdayaan Petani Mendukung UPSUS dengan Metode SL adalah salah satu proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan serta menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahatani lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan. Menurut Koordinator BPP Tambelangan Suryadi SP Sekolah Lapang Komoditi Bentul ini adalah rangkaian kegiatan pertemuan yang bersumber dari dana dekonsentrasi 2019. Tujuan diadakan kegiatan sekolah lapang komoditi bentul agar petani sebagai pelaku utama dapat diberdayakan untuk mendukung peningkatan produksi komoditas bentul. Rangkaian kegiatan Sekolah lapangan bentul dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan yang dimulai pada tanggal 1 April s/d 4 Juli tahun 2019 di Kelompok Tani Sumber Tani 5 Desa Banjar Bilah kecamatan Tambelangan. Sekolah Lapang (SL) Komoditi Bentul merupakan sarana untuk memberikan pengetahuan, dan keterampilan bagi petani dalam mengusahakan budidaya bentul dengan menerapkan pengelolaan tanaman bentul secara terpadu berupa penggunaan bibit berkualitas, pengolahan lahan yang tepat guna, penanama, pemupukan berimbang, pengendalian hama penyakit terpadu, panen dan pasca panen. Sentuhan dan penerapan teknolgi pertanian. Untuk lebih memantapkan hasil dari kegiatan sekolah lapang komoditi bentul, dilakukan demonstrasi berupa demplot di lahan petani dengan perlakuan aplikasi pupuk organik baik cair maupun padat dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman bentul. Dan ada pun praktek atau demonstrasi perlakuan bibit sebelum tanam. Harapannya, dengan adanya kegiatan pelaksanaan sekolah lapang komoditi bentul ini, kedepannya dapat meningkatkan kemampuan kapasitas SDM di kalangan petani dan kelembagaan, dapat merubah perilaku pelaku utama dan pelaku usaha pertanian menjadi pelaku utama yang modern, mampu meningkatkan produktifitas juga meningkatkan kesejahteraan petani. Penulis : Evy Rahmawati Admin BPP Tambelangan : Evy Rahmawati