Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu yang didanai dari Apbd II kelompoktani Mekar Sari desa Ngringinrejo musim tanam II
Program kegiatan Sekolah Lapang pengelolaan tanaman terpadu yang didanai dari Apbd II, yang dilakukan oleh kelompoktani Mekar Sari desa Ngringinrejo musim tanam II pada bulan Mei 2020.Pelaksanaan pengendalian hama dan penyakit tanaman pada budidaya padi kalau tidak diawalai dengan pengamatan dini maka akan mengurangi hasil dan bahkan bisa menyebabkan gagal panen. Oleh karena itu untuk menghasilkan panen yang optimum dalam budidaya padi , perlu dilakukan pengendalian hama dan penyakit. Sedangkan bahan yang digunakan dalam pengendalian hama dan penyakit ini digolongkan menjadi tiga macam yaitu: Predator yaitu organisme yang bettindak sebagai pemangsa bagi hama atau penyakit tanaman.Agenhayati adalah setiap organisme yang meliputi spisies, sub spisies, varitas, semua jenis serangga, nematoda, pritozoa cendawan dan bacteri, virus microplasma yang dalam semua tahap perkembangannya dapat digunakan untuk keperluan pengendalian hams penyakit tanaman.Pestisida nabati yaitu pestisida atau bahan pembunuh hama atau bahan yang membuat hama tidak nyaman berada pada tanaman tersebut yang dibuat dari bahan bahan nabati. Sebagai contoh pengguna buah mahoni, kencur daun brutowali, daun pahitan dan sebagainya. Pengendalian hama terpadu merupakan pendekatan pengendalian yang memperhitungkan faktor ekologi sehingga pengendalian dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian besar. Oleh Dian NGujiwat, SP-Koordinator Penyuluh Kec. Kalitidu