SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU (SLPHT) DI KABUPATEN KENDAL
Kendal-- Para petani atau kelompok tani yang ada di Kabupaten Kendal, mengikuti Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) yang diadakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Kendal. Di tahun 2016 ini sebanyak 7 (tujuh) kelompok tani melaksanakan SLPHT dengan komoditi yang berbeda-beda. SLPHT saat ini telah dilaksanakan di 5 (lima) kelompok tani yaitu Kelompok Tani "Karya Jaya III" Desa Kaliyoso, Kecamatan Kangkung dengan komoditi Kedelai yang dilaksanakan dari tanggal 2 Februari dan selesai 5 April 2016. Kelompok tani "Sukamaju" Desa Galih, Kecamatan Gemuh dengan komoditi jagung tanggal 7 Maret dan selesai 9 Mei 2016. Kelompok Tani "Sidodadi" desa Gubugsari, Kecamatan Pegandon dengan komoditi Bawang Merah yang dilaksanakan dari tanggal 16 Maret dan selesai 4 Mei 2016. Kelompok Tani "Ngudi Raharjo II" Desa Banyuurip, Kecamatan Ngampel dengan komoditi Kacang Hijau yang dilaksanakan dari tanggal 17 Maret dan selesai 19 Mei 2016 dan Kelompok tani "Sumber Mulyo" Desa Tanjung Mojo, Kecamatan Kangkung dengan komoditi jagung tanggal 29 Maret dan selesai 31 Mei 2016. Sedangkan SLPHT untuk 2 (dua) kelompok tani yang lainnya akan dilaksanakan kurang lebih pada bulan Juli 2016 SLPHT ini dilaksanakan sebanyak 10 (sepuluh) kali pertemuan dan diikuti oleh 25 orang petani, kecuali SLPHT Bawang Merah dilaksanakan sebanyak 8 (delapan) kali pertemuan dan diikuti oleh 20 (dua puluh) orang petani. Di awal pertemuan dan pertemuan terakhir pelaksanaan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu dilakukan ballot box, dalam ballot box ini petani diuji pengetahuannya tentang hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kedelai, jagung, bawang merah dan kacang hijau sebelum dan sesudah mengikuti SLPHT. Pembelajaran dalam SLPHT ini diberikan dengan sistem pengamatan langsung di lapangan dan diskusi. Materi yang diberikan seperti agroekosistem, prinsip-prinsip PHT, hama utama, penyakit utama pada tanaman, musuh alami, pestisida alami/nabati dan lain-lain. Selain itu juga dilakukan praktek pembuatan MOL dan pupuk organik cair. Menurut Ir. Hastutik Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM Penyuluhan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Kendal, dengan adanya kegiatan SLPHT ini petani bisa mengetahui, paham dan dapat mengendalikan hama atau penyakit yang biasa menyerang pada tanaman mereka secara terpadu yang aman dan ramah lingkungan. (Adi Arianto, BKP3 Kendal)