Loading...

SEKOLAH LAPANG TEKNIK TATA TANAM CABE DALAM MENDUKUNG UPSUS CABE DESA PAKUBAUN

SEKOLAH LAPANG TEKNIK TATA TANAM CABE DALAM MENDUKUNG UPSUS CABE DESA PAKUBAUN
SEKOLAH LAPANG TEKNIK TATA TANAM CABE DALAM MENDUKUNG UPSUS CABE DESA PAKUBAUN PENENTUAN POLA TANAM Cara penanaman cabai merah bervariasi tergantung pada lingkungan, jenis tanah serta jenis cabai merah yang akan diusahakan. Pada keadaan tanah yang bertekstur liat, sistem penanaman dalam bedengan 2-4 baris tanaman tiap bedengan lebih efisien, sedangkan pada tanah bertekstur sedang – ringan lebih cocok menggunakan sistem penanaman dengan barisan tunggal. Cara ini biasanya dilakukan petani di dataran medium dan dataran tinggi.Pada saat penanaman, tanah harus lembab tapi tidak becek dengan tujuan agar bibit cabai tumbuh lebih cepat. Bibit/tanaman cabai muda sangat sensitif sehingga harus hati-hati dengan akarnya, dengan demikian begitu bibit dicabut harus segera ditanam dilapangan. Bibit tidak boleh ditanam lebih dalam dari daun pertama pada sebuah keping biji (cotyledone), dan penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari.Jarak tanam akan mempengaruhi populasi tanaman dan efisiensi penggunaan cahaya matahari serta persaingan dalam penggunaan air dan hara. Pada populasi tanaman yang rapat cahaya matahari yang diterima sedikit, keadaan ini menyebabkan tanaman tumbuh lebih tinggi, jumlah cabang lebih sedikit, serta terjadi persaingan yang lebih ketat dalam penyerapan air, sinar matahari dan unsur hara. Dengan demikian hasil tanaman akan menjadi lebih rendah dibanding hasil tanaman pada populasi yang rendah. Jarak tanam yang umumnya digunakan petani adalah 50-60 cm untuk jarak antar lubang dan 60-70 cm untuk jarak antar barisan.Pola tanam pada tanamana cabai sebaiknya dilakukan dengan sistem monokultur sehingga fungsi mulsa plastik perak hitam dapat berfungsi maksimal. Tanaman cabai sebaiknya ditanam denga pola segi tiga. PEMBUATAN LUBANG TANAM Pembuatan lubang tanam dilakukan dengan cara menggali tanah tepat di bagian mulsa yang telah dilubangi. Tanah digali dengan alat bantu yang terbuat dari bambu. Penggalian dilakukan secara hati-hati agar bagian sisi mulsa tidak rusak akibat penggalian yang terburu-buru. Kedalaman lubang tanam kira-kira 8-10 cm. Ukuran diameter lubang disesuaikan dengan ukuran polybag agar mulsa tidak rusak, lubang pada mulsa harus sedikit lebih lebar dari ukuran diameter polybag. CARA PENANAMAN Benih yang akan ditanam diseleksi terlebih dahulu agar benih yang dihasilkan benar-benar benih yang sehat bebas dari hama dan penyakit. Cara penanaman dilakukan dengan membuka media, jangan sampai bongkah tanah pecah. Kemudian dimasukkan ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan di lapangan. dalama pembenamanbibit dalam lubang tanam sebatas leher akar media semai. Jangan terlalu dalam terkubur.Waktu tanam yang paling baik adalah pagi atau sore hari, dan bibit cabai telah berumur 17 - 23 hari atau berdaun 2 - 4 helai. Sehari sebelum tanam, bedengan yang telah ditutup Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) harus dibuatkan lubang tanam dulu. TEKNIK PENYULAMAN Bibit cabai yang kita tanam di lahan tidak semuanya dapat hidup sempurna. Bahkan, kadang-kadang ada yang mati. Hal ini, selain diakibatkan cara penanaman yang tidak benar juga diakibatkan faktor sinar matahari yang terlalu panas, hujan yang terlalu besar atau serangan hama dan penyakit sehingga perlu untuk di sulam. BY : LORONIUS KUDJI, SPtPENDAMPING SL CABE WKPP DESA PAKUBAUNBPP OEBESI KECAMATAN AMARASI TIMURKABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR