SEKOLAH LAPANG TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK BOKASI UNTUK KOMODITI PADI SAWAH DI POKTAN MILLA DENGGO DESA KADI WONE KAB. SBD
Kondisi lahan pertanian saat ini mengalami kerusakan yang sangat serius, hal ini ditandai dengan menurunnya tingkat kesuburan tanah. Kemampuan tanah menahan air semakin berkurang, kehidupan mikroorganisme tanah terganggu serta tanah sulit diolah yang berakibat pada penurunan produktiviitas. Hal ini disebabkan karena pemakaian pupuk kimia yang berlebihan dan terus menerus sehingga perlu diambil langkah-langkah penanggulangannya.Di Kelompok Tani Milla Dengo Desa Kadi Wone, menerapkan Salah satu cara langkah penanggulangan dengan pemakaian pupuk organik; pupuk bokashi merupakan pupuk organik yang baik untuk digunakan karena memiliki kelebihan/keunggulan antara lain :? Mudah diperoleh dengan harga yang murah? Bisa dibuat sendiri oleh petani dengan teknologi yang sederhana? Bahan untuk membuat pupuk bokashi banyak tersedia dengan harga yang murah (memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan)? Memperbaiki struktur tanah dan menjaga kesuburan tanah? Aman bagi lingkungan karena tidak mengandung bahan kimia? Sebagai alternatif yang tepat dalam mengatasi kelangkaan pupuk kimia yang sering terjadi Bahan –bahan yang diperlukan :• Pupuk kandang/kotoran ternak 150 kg• Sekam padi 100 kg• Dedak/bekatul 5 kg• EM4 100 ml• Tetes 100• Air secukupnya Cara membuat :1. Membuat larutan EM4 yaitu dengan mencampur EM4, tetes dan air dengan perbandingan 1 ml : 1 ml : 1000 ml2. Membuat adonan /mencampur pupuk kandang ,sekam padi dan dedak/bekatul sampai adonan rata3. Adonan dicampur dengan larutan EM4 dengan cara disiram sambil diaduk-aduk sampai rata, kandungan air diperkirakan 30 % dengan ciri apabila adonan dikepal tidak keluar air dan bila dilepas adonan akan mengembang.4. Adonan dibuat gundukan setebal ± 20 cm dan ditutup dengan karung goni selama 4 hari dengan suhu 40 – 50 ºC5. Pembalikan dilakukan tiap hari6. Setelah 4 hari karung goni dibuka adonan diangin-anginkan dan setelah dingin pupuk bokashi siap digunakan. Oleh : Lende Manu MesaKelompok Tani : Milla DengoDesa : Kadi Wone - Kab. Sumba Barat Daya Editor: Ridwan Iskandar