Loading...

SEKOLAH LAPANG TEKNOLOGI PEREMPELAN TANAMAN CABE DALAM MENDUKUNG UPSUS CABE DESA ENORAEN

SEKOLAH LAPANG TEKNOLOGI PEREMPELAN TANAMAN CABE DALAM MENDUKUNG UPSUS CABE DESA ENORAEN
SEKOLAH LAPANG TEKNOLOGI PEREMPELAN TANAMAN CABE DALAM MENDUKUNG UPSUS CABE DESA ENORAEN Pada masa pertumbuhan vegetative (umur 0 – 40 HST) akan muncul tunas – tunas air disetiap ketiak daun, terlebih pada kondisi pertumbuhan tanaman yang subur. Tunas-tunas air ini harus yang subur. Tunas – tunas air ini harus di pangkas sebelum tumbuh panjang. Cabai hibrida umumnya bertunas banyak yang tumbuh dari ketiak-ketiak daun. Tunas ini tidak produktif dan akan menggangu pertumbuhan secara optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan perempelan (pembuangan) samping.Lakukan pewiwilan ketika tunas air masih sepanjang 1 – 2 cm, pewiwilan bertujuan agar semua energy pertumbuhan dimanfaatkan untuk perkembangan batang, daun dan perakaran. Dengan demikian batang tumbuh dan kokoh, daun lebar dan hijau serta perkembangan luas sebelum mencapai fase vegetative.Perempelan tunas samping dilakukan pada tanaman cabai hibrida yang berumur antara 7 - 20 hari. Semua tunas samping dibuang agar tanaman tumbuh kuat dan kokoh. Saat terbentuk cabang, maka perempelan tunas dihentikan. Biasanya perempelan tunas ini dilakukan 2 - 3 kali. Tanpa perempelan tunas samping, pertumbuhan tanaman cabai akan lambat.Ketika tanaman cabai mengeluarkan bunga pertama dari sela-sela percabangan pertama, maka bunga ini pun harus dirempel. Tujuan perempelan bunga perdana ini adalah untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas dan percabangan di atasnya yang lebih banyak dan produktif menghasilkan buah yang lebat. Kelak tanaman cabai hibrida yang sudah berumur 75 - 80 hari biasanya sudah membentuk percabangan yang optimal. Daun-daun tua yang ada di bawah cabang dapat dirempel, terutama daun yang terserang hama dan penyakit. Daun tua tersebut sudah tidak produktif lagi, bahkan seringkali menjadi sumber penularan hama dan penyakit. Perempelan daun-daun tua ini jangan terlalu awal, sebab pertumbuhan cabang daun belum optimal. Kesalahan perempelan daun tua, justru berakibat fatal, yakni menyebabkan tanaman cabai tumbuh merana dan produksinya menurun. By. Yahya Maumeta Pendamping SL Cabe WKPP Desa Enoraen BPP. Oebesi Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur