Bertempat di Kelompoktani Makmur Desa Karangampel, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu pada tanggal 19 Januari 2016 telah dilakukan penanaman padi "Kegiatan Sekolah Lapangan Kedaulatan Pangan terintegrasi Desa Mandiri Benih". Kegiatan ini merupakan lanjutan kegiatan pelatihan calon penangkar benih tahun 2015 yang dibina oleh BB Padi Sukamandi, BPTP Jawa Barat, BPSB, BKPPP, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu dan didampingi oleh Penyuluh Pertanian BPP Karangampel. Kegiatan ini bertujuan agar anggota kelompoktani dapat menghasilkan benih untuk memenuhi kebutuhan di kelompoknya, lebih lanjut memenuhi kebutuhan benih se Desa, se Kecamatan dan se Kabupaten. Tujuan lebih lanjut adalah peningkatan pendapatan penangkar benih dari bisnis benih yang dihasilkan, meningkatkan penggunaan benih unggul bermutu bersertifikat yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas dan produksi serta pendapatan para petani padi pada umumnya. Kebutuhan benih padi unggul bermutu bersertifikat di Kabupaten Indramayu setiap tahunnya tidak kurang dari 5.000 ton ini berarti diperlukan areal penangkaran sekitar 1.000 hektar dengan provitas 5 ton/ha. Selama ini tingkat penerapan teknologi benih unggul bermutu baru mencapai 80 %, dengan pemenuhan kebutuhan benih dari daerah sendiri dan dari luar kabupaten. Untuk memenuhi kebutuhan benih sendiri menuju Desa Mandiri Benih perlu menumbuhkan calon-calon penangkar benih padi, dan sejak tahun 2015 pemerintah telah menggulirkan program bantuan sosial Desa Mandiri Benih dengan fasilitas berupa gudang, lantai jemur dan peralatan prosesing benih. Tahun 2015 Kabupaten Indramayu, mendapat fasilitas Desa Mandiri Benih sebanyak 4 Desa yaitu Desa Wanakaya Kecamatan Haurgeulis, Desa Kroya Kecamatan Kroya, Desa Puntang Kecamatan Losarang dan Desa Plosokerep Kecamatan Terisi. Sedangkan untuk tahun 2016 direncanakan mendapat 2 Desa lagi yaitu Desa Karangampel Kecamatan Karangampel, dan Desa Pawidean Kecamatan Jatibarang. Kelompoktani Makmur sebagai lokasi SL menggarap 6,5 ha lahan penangkaran benih padi yang didampingi oleh petani penangkar yang menjadi tim dalam pemeriksaan calon benih dan dibina oleh petugas BPTP Jawa Barat serta Petugas BPSB. Diharapkan bisa menghasilkan produk berupa benih sebanyak 5 t/ha atau sekitar 32,5 ton / musim. (Endang Kirno, Admin Kab. Indramayu)