Loading...

SELEKSI PENGGUNAAN BENIH BERMUTU

SELEKSI PENGGUNAAN BENIH BERMUTU
Benih sebagai jasad biologis yang hidup sebagai pembawa sifat/karakteristik dari pertanaman produksi yang spesifik sesuai dengan jenis varietasnya, merupakan salah satu unsur produksi yang memiliki peranan penting karena benih memiliki kemampuan yang dapat diarahkan dalam meningkatkan mutu dan jumlah produksi pertanian. Karena itukeberhasilan peningkatan produksi padi dimulai dari ketepatan dalam menggunakan benih. Benih bermutu adalah benih yang mempunyai kemurnian genetik, kemurnian fisik maupun physiologis yang cukup tinggi. Produksi benih harus melalui sertifikasi. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No 44 Tahun 1995 tentang Perbenihan Tanaman. Sertifikasi benih dalah satu cara pengawasan mutu benih baik dilapangan maupun di laboratorium untuk menjamin tingkat kemurnian benih dengan pemberian sertifikat/label atas perbanyakan benih dengan peraturan/prosedur yang berlaku. Benih bersertifikat dapat dikelompokan menjadi 4 kelas yaitu: Benih Penjenis (warna label putih) adalah benih yang diproduksi oleh dan dibawah pengawasan pemulia tanaman pencipta/penghasil benih tersebut atau instansinya merupakan sumber untuk perbaikan benih dasar. Benih Dasar (warna label putih) adalah keturunan pertama dari benih penjenis yang diproduksi dibawah bimbingan yang intensif dan pengawasan yang ketat sehingga kemurnian varietas dapat terjaga. Benih dasar ini diproduksi oleh Direktur Jendral Pertanian Tanaman Pangan dan Produksinya harus di sertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB). Benih pokok (warna label ungu) adalah krturunan dari benih penjenis atau benih dasar yang diproduksi dan dipelihara sehingga identitas dan tingkat kemvarietas yang ditetapkan dapat terjaga dan memenuhi standar mutu yang ditapkan serta harus disertifikasi sebagai benih pokok oleh Balai Pengawasan dan sertifikasi benih. Benih Sebar (warna label biru) adalah keturunan benih penjenis, benih dasar atau benih pokok yang diproduksi dan dipelihara sehingga identitas dan tingkat kemurnian varietas dapat dipelihara dan memenuhi standar mutu benih yang ditetapkan dan harus disertifikasi sebagai benih sebar label biru oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih. Keuntungan menggunakan benih bermutu Benih bermutu akan menghasilkan bibit yang sehat dengan akar yang banyak Benih yang baik akan menghasilkan perkecambahan dan pertumbuhan seragam Ketika ditanam pindah, bibit dari benih yang baik dapat tumbuh lebih cepat dan tegar Benih yang baik akan menghasilkan hasil tinggi Cara memilih benih yang baik Buat larutan ZA atau larutan garam 3% dengan perbandingan 1kg ZA dilarutkan dengan 3 liter air atau 30 gram grama dalam 1 liter air Jumlah benih yang dimasukan di sesuaikan dengan volume larutan ZA atau garam Benih yang mengambang /mengapung di buang Ketepatan konsentrasi larutan untuk seleksi benih dapat menggunakan indikator telur ayam segar caranya sebagai berikut: Telur tenggelam pada air bersih Telur melayang pada larutan berat jenis 1,3 (permukaan telur menyembul kira-kira sebesar uang logam Rp 500) Massukan benih pada yang kan diseleksi, jumlah benih disesuaikan dengan volume air Aduk benih yang sudah dimasukan dalam larutan Benih hampa akan mengapung atau melayang Buang benih yang mengapung/melayang, sedangkan benih yang tenggelam di cuci/dibilas dengan air bersih selanjutnya di gunakan sebagai benih. Ditulis Oleh : Lisnawati, SP Sumber : Diklat Ahli Penyuluh Pertanian