Kinerja para penyuluh pertanian semakin hari di Kabupaten Purworejo semakin baik seiring dengan peningkatan kapasitas yang selalu diadakan sehingga dapat memacu peran penyuluh di lapangan dalam melaksanakan pekerjaan.Dalam melaksanakan tugas sehari-hari penyuluh yang selalu berhadapan langsung dalam berbagai kegiatan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai temuan atau kajian ditingkat petani sehingga para penyuluh dapat berperan ganda selain dalam melaksanakan tugas juga dapat mengadakan kajian atau penelitian walaupun sederhana. Pada tangal 15 Oktober 2014 yang bertempat di Balai Penyuluhan Kutoarjo sebanyak dua ratus Penyuluh Pertanian mengikuti Seminar dan Temu Teknis Penyuluh Pertanian yang diadakan oleh DPPKP Kab.Purworejo, pelaksanaan seminar dan temu teknis tersebut disampaikan oleh tiga nara sumber yaitu : Turoso,STP (Penyuluh Pertanian Madya) dengan materi kerawanan pangan hasil analisis SKPG , Wayudi,S.Pt.Msi (Juara I lomba KTI Nasioanl 2014) dengan materi Korelasi Antara Persepsi Peternak Kambing Kaligesing Terhadap Inovasi Fermentasi Pakan Hijauan Dengan Karakteristik Peternak ,Heryanto,BSc. dengan materi nasi jaipong. Pada pemaparanya tentang analisis akan kerawanan pangan dijelaskan bahwa analisis akan ketahanan pangan dengan menggunakan empat komponen diantaranya komponen ketersediaan ,manfaat,akses dan komponen komposit bahwa secara umum ketersediaan akan pangan di Kabupaten Purworejo cukup tersedia hanya ada di dua Kecamatan yang perlu waspada diantaranya Kecamatan Kaligesing dan Kecamatan Purworejo, hal ini dikarenakan dua wilayah tersebut memang bukan sentra produksi bahan pangan pokok seperti padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar namun demikian perlu mewaspadai wilayah lain dengan banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian seperti bangunan , yang beberapa tahun kemudian akan dapat mengurangi produksi pangan di Kabupaten Purworejo apabila tidak dapat lagi mempertahankan wilayah sentra pangan.Untuk materi Korelasi Antara Persepsi Peternak Kambing Kaligesing Terhadap Inovasi Fermentasi Pakan Hijauan Dengan Karakteristik Peternak, menunjukkan bahwa semakin tinggi kelas kelompok tani maka persepsi akan fermentasi pakan ternak semakin tinggi pula , materi nasi jaipong yang disampaikan oleh Heryanto sangat menarik bagi peserta seminar karena nasi jaipong yang hasil karya seorang penyuluh THL-TBPP tersebut ditemukan pada daerah yang penduduknya hidup pada wilayah yang memang bukan sentra padi atau beras,terobosan membuat nasi jaipong yang bahan bakunya terdiri dari jagung, padi dan singkong tersebut ternyata hasilnya sangat bagus dan disimpan bisa tahan lama sedangkan rasa singkongnya sudah sangat berkurang,sehingga sangat cocok untuk pengganti nasi,model demikian inilah yang diharapkan agar tidak semua konsumsi pokok tergantung dengan beras. Dengan seminar tersebut diharapkan kinerja para penyuluh dalam keprofesionalanya semakin berkembang, dan beberapa hasil kajian sederhana para penyuluh dapat sebagai penyumbang tentang khasanah ilmu pengetahuan di dunia pertanian pada umumnya. Oleh :Turoso,STP.Penyuluh Pertanian Madya Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Kab.Purworejo Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;}