Loading...

Sentuhan Program OPAL (Obor Pangan Lestari) di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi

Sentuhan Program OPAL (Obor Pangan Lestari) di Dinas Pertanian dan  Ketahanan Pangan Kota Jambi
Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) menjadi program Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan. Potensi lahan pekarangan jika dikembangkan untuk aneka tanaman untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga akan berkontribusi dalam penanganan kerawanan pangan serta kemiskinan. KRPL merupakan salah satu gerakan Diversifikasi pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan berbasis sumber daya lokal melalui pengembangan kebun bibit desa, dan pengembangan pekarangan anggota. Diharapkan konsumsi pangan masyarakat baik karbohidrat, vitamin, mineral dan protein baik protein hewani maupun protein nabati dapat terpenuhi, sehingga kebutuhan konsumsi masyarakat lebih beragam, bergizi, seimbang dan aman. Program lain dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional, maka Badan Ketahanan Pangan Kementan juga mengembangkan kegiatan Obor Pangan Lestari (OPAL). Kegiatan ketahanan pangan dimulai dari ketahanan pangan rumah tangga, oleh sebab itu maka sangat penting bagi setiap rumah tangga dapat mengakses pangan dengan mudah. Pada prinsipnya pekarangan harus dimanfaatkan sebagai sumber daya atau aset keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan , jangan biarkan lahan sampai kosong tanpa tanaman sejengkalpun. Melalui program OPAL (Obor Pangan Lestari) diharapkan seluruh kantor lingkup kementerian pertanian dan dinas lingkup pertanian Provinsi/ Kabupaten/ Kota serta UPR Vertikal memanfaatkan area perkantoran dengan menanam berbagai komoditas sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Tujuan jangka pendek pelaksanaan OPAL adalah pemanfaatan lahan perkantoran sebagai penyedia pangan dan sebagai percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan, sedangkan tujuan jangka panjang adalah untuk meningkatkan penyediaan sumber pangan keluarga yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat, meningkatkan pendapatan rumah tangga, meningkatkan akses pangan keluarga, konservasi sumber daya genetik lokal dan mengurangi jejak karbon serta emisi gas pencemar udara. Kedepannya program OPAL akan dilaksanakan secara massal dengan melibatkan masyarakat dalam bentuk Gerakan Masyarakat (Germas) OPAL. Pengembangan OPAL langsung disambut baik oleh berbagai pihak, salah satunya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Provinsi Jambi melaunching Obor Pangan Lestari (OPAL) dengan menggalakkan sistem pertanian hidroponik. Program yang dicanangkan Kementerian Pertanian sebagai upaya pemerintah untuk memanfaatkan teknologi pertanian yang bisa dikembangkan dilahan sempit akibat alih fungsi lahan terutama di perkotaan. Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Drs. HR. Erwansyah, MM menyambut baik program ini dan berharap sistem hidroponik yang di galakkan terus berkembang ditengah masyarakat, karena hidroponik memang cocok untuk wilayah Kota Jambi yang banyak lahan pertaniannya beralih fungsi menjadi kawasan perdagangan dan pemukiman. Beberapa komoditi yang ditanam pada sistem hidroponik ini meliputi tanaman sayuran kangkung, sawi pakcoy, selada , dan bayam. Selama ini ketahanan pangan maupun gizi berkolerasi dengan akses masyarakat terhadap pangan, terutama untuk wilayah yang terdeteksi rawan pangan. Hingga saat ini pemberdayaan terhadap masyarakat dalam menyediakan pangan dan gizi bagi keluarga melalui kegiatan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari), Kawasan Mandiri Pangan (KMP) dan Obor Pangan Lestari (OPAL). Penulis : Aidiah, SP Editing : Burhani, A.Md