SERANGAN HAMA KEONG DIKELUHKAN KELOMPOK UMBUL MAKMUR 1 DESA KEBON BIMO, KECAMATAN BOYOLALI
SERANGAN HAMA KEONG DIKELUHKAN KELOMPOK UMBUL MAKMUR 1 DESA KEBON BIMO, KECAMATAN BOYOLALI Pada musim tanam 1 oktober maret ini petani di Desa Kebon Bimo mulai menanam padi di lahan sawah. Demikian juga Kelompok UmbulMakmur 1 Desa Kebon Bimo Kecamatan Boyolali. Namun saat ini petani menghadapi serangan hama keong. Hama keong berkembang sangat cepat dan memakan tanaman yang baru ditanam. Bapak suyanto menyampaikan " Lahan sawah yang saya garap baru tiga hari saya tinggal karena ada tugas ke luar kota, dalam tiga hari tanaman ludes diserang keong" Keluhan serupa disamaikan petani anggota kelompok Umbul Makmur 1 pada pertemuan rutin kelompok tani setiap tanggal 10. Pertemuan bulan ini bertempat di rumah Bapak Sugiri di Dukuh Wates. Pertemuan berlangsung siang hari mulai pukul 13.00. Pertemuan dihadiri oleh penyuluh pendamping yaitu Mas Djanadi. Menanggapi keluhan tersebut Mas Djanadi memberikan penyuluhan tentang hama keong. Hama ini muncul karena ada mata rantai makanan yang putus sehingga terjadi ledakan pupulasi keong. Untuk mengatasi hal tersebut petani disarankan untuk mengambili keong secara manual. "Selain keong yang besar telur keong yang masih kecil-kecil harus diambil juga sehingga populasi keong bisa tekendali" tutur mas djanadi. Pada pertemuan tersebut Bapak purwanto selaku ketua kelompok juga menyampaikan tentang kewaspadaan serangan hama tanaman padi lainnya. " Serangan sundep, blast juga harus diwaspadai. Begitu ada serangan harus dikendalikan" Pada kegiatan pertemuan tersebut juga dilakukan tutup buku untuk periode pembukuan tahun 2015. Kas kelompok, simpan pinjam serta dana puap dilaporkan oleh bendahara selama satu tahun. (Djanadi)