Loading...

SERGAB

SERGAB
Petani Untung, Ketersediaan Pangan Terjamin. Upaya penimgkatan produksi padi, tidak terlepas dari peran petani yang melakukan budidaya tanaman padi. Disamping ketersediaan lahan, teknik budidaya, serta iklim, keinginana petani untuk melakukan usaha komoditi padi ini menjadi tolak ukur meningkatnya produksi pada setiap musim tanam. Rendahnya motipasi petani didalam budidaya padi, salah satu penyebabnya adalah belum adanya jaminan harga di saat musim panen, hal ini menyebabnya besarnya biaya yang haeus dikeluarkan petani tidak sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan. Sehingga para petani lebih memilih hasil panennya hanya untuk dikonsumsi, sehingga usaha untuk peningkatan produksi di kesampingkan. Dengan terbitnya aturan tentang harga baru pembelian gabah yaitu: Harga HPP gabah naik 10% dari Rp. 3.700/kg.menjadi Rp. 4.070/kg.GKP. dan yg GKG yang tadinya Rp. 4.600.menjadi Rp. 5.060. HPP ini sdh ditetapkan oleh pemerintah. Dan perlu diketahui Harga pembelian Pemerintah (HPP) bukan HET. Sedangkan HET sesuai dengan PERATURAN MENTRI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NO.57/M-DAK/PER /8/2017, Tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras. Harga tersebut memberi dampak kepada petanu, sehingga para petani lebih bersemangat didalam usaha budidaya padi, hal ini di buktikan dengan adanya serapan gabah (Sergap) di wilayah kecamatan Rambah Hilir yang semula di target an 3 ton menjadi 3.5 ton. Diharapkan kegiatan Sergap yang dilakukan Bulog yang bekerja sama dengan Koramil dan Dinas Pertanian dan hortikultura kabupatenn Hulu, serta UPT – Balai Penyuluhan tingkat Kecamatan, dapat terus ditingkat kan sehingga ketersediaan beras bagi mastarakat dapat terus terjamin dan para insan petani dapat terus meningkatkan hasil priduksinya demi kesejahteraan bersama. waktu pelaksanaan kegiatan : 7 September 2017