Loading...

SERI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAWANG MERAH KABUPATEN NGANJUK- PROVINSI JAWA TIMUR: PENGEMASAN DAN DISTRIBUSI

SERI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BAWANG MERAH KABUPATEN NGANJUK- PROVINSI JAWA TIMUR:  PENGEMASAN DAN DISTRIBUSI
Bawang merah (Allium ascalonicum L) merupakan sayuran rempah yang digunakan sebagai bumbu/ penyedap masakan sehari-hari dan digunakan sebagai obat. Beberapa varietas bawang merah yang sudah dilepas dan direkomendasikan sebagai varietas unggul adalah varietas Bima Brebes, Medan, Keling, Maja Cipanas, Super Philip, Kramatan 1, Keramat 2, Kuning, Tiron, Keta Monca, Batu ijo, Palasa dan Tinombo.Dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan ekspor, serta menghadapi persaingan pasar bebas, usaha budidaya bawang merah dituntut untuk senantiasa menerapkan standar mutu dalam setiap tahapan proses produksi, guna menghasilkan produk yang bermutu dan aman konsumsi. Untuk itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya yang berdasar atas norma budidaya yang baik dan benar (Good Agriculture Practices/GAP).Ruang lingkup SOP bawang merah memuat instruksi kerja yang meliputi 1). pemilihan lokasi, 2) penentuan waktu tanam, 3) penyiapan benih, 4). penyiapan lahan, 5) penanaman, 6).pemupukan, 7) pengairan, 8) pemeliharaan tanaman, 9) pengendalian OPT, 10) penentuaan saat panen, 11) panen, 12). pasca panen, dan 13) pengemasan dan distribusi. Referensi penulisan SOP bawang merah ini diperoleh dari pengalaman petani bawang merah di Kecamatan Rejoso dan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pengalaman petugas Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nganjuk dan hasil-hasil penelitian (Balitsa, BPTP Jawa Timur, Balitbangda Kabupaten Nganjuk).Uraian berikut ini akan membahas secara singkat SOP pengemasan dan distribusi pada budidaya bawang merah yang terdiri dari sub-sub kegiatan, yaitu 1) pengemasan, dan 2) pendistribusian. 1. Sub Kegiatan Pengemasan Pengemasan merupakan proses mengemas umbi yang dilakukan dengan menggunakan bahan pengemas yang sesuai tujuan pasar.a. Tujuan Memperoleh bawang merah dalam kemasan yang tepatb. Standar Pelayuan Pengemasan 1) Jumlah umbi yang dikemas harus sesuai dengan tujuan pengirimannya;2) Untuk pengiriman jarak dekat bawang merah dikemas menggunakan karung jala dengan berat 90 - 100 kg, sedangkan untuk pengiriman jarak jauh/antar pulau bawang merah dikemas menggunakan karung jala dengan berat 20 - 25 kg.c. Prosedur Pelaksanaan1) Persiapkan peralatan pengemasan beserta timbangan sesuai dengan tujuan pasar;2) Untuk pengiriman jarak dekat bawang merah dikemas menggunakan karung jala dan ditimbang dengan berat 90 - 100 kg; ujung karung jala diikat menggunakan tali plastik;3) Untuk pengiriman jarak jauh/antar pulau bawang merah dikemas menggunakan karung jala dan ditimbang dengan berat 20 - 25 kg; ujung karung jala diikat menggunakan tali plastik;4) Lakukan pencatatan sebagaimana format yang digunakan, sebagai berikut.Form Catatan Kegiatan PengemasanNama Petani : ........................Alamat Lahan : ........................ Tanggal Jumlah(Kg) Lokasi Pengemasan(rumah/gudang, dll) CaraPengemasan BahanKemasan JumlahPengemasan (Kg) Petugas 2. Sub Kegiatan Pendistribusian Pendistribusian merupakan proses memindahkan umbi dari produsen ke pasar/konsumen.a. Tujuan Mendistribusikan umbi bawang merah sampai ke pasar/konsumen dengan aman.b. Standar Pendistribusian1) Alat transportasi untuk mengangkut umbi ke konsumen/pasar/pabrik dalam kondisi layak digunakan, dan muatan sesuai dengan kapasitas angkut;2) Telah dilakukan pengecekan ulang terhadap informasi mengenai tanggal, lokasi dan jumlah yang hendak dikirim.c. Prosedur Pelaksanaan 1) Persiapkan peralatan transportasi beserta peralatan lain yang diperlukan seperti tali, dan terpal;2) Lakukan pengecekan tanggal, lokasi dan jumlah yang hendak dikirim;3) Letakkan secara perlahan kemasan-kemasan umbi dalam kendaraan. Apabila hendak ditumpuk, diupayakan jumlah tumpukan tidak melebihi kapasitas alat angkut;4) Pindahkan kemasan dengan hati-hati;5) Lakukan pencatatan sebagaimana format yang digunakanm sebagai berikut. Form Catatan Kegiatan PendistribusianNama Petani : ........................Alamat Lahan : ........................ Tgl. Jumlah Kemasan yang Diangkut Jenis Alat Transportasi(kapasitas angkut) DaerahTujuan LamaPerjalanan (Hari) Petugas Sumber informasi:1. Anonymous. 2013. Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya Bawang Merah (Allium ascalonium L) Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur, Jakarta: Direktorat Budidaya dan Pasca Panen Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian2. Anonymous. 2016. Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2015 – 2019. Jakarta: Kementerian Pertanian