Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian Lingkup Badan Litbang Pertanian
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan kegiatan sertifikasi profesi penyuluh pertanian lingkup Balitbangtan pada tanggal 24 – 29 November 2014 di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang Jawa Barat.Kegiatan ini adalah merupakan implementasi dari UU No. 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (SP3K), bahwa Penyuluh Pertanian, Perikanan,dan Kehutanan selain sebagai pejabat fungsional juga merupakan profesi. Bagi Penyuluh yang dinyatakan memenuhi persyaratan sertifikasi melalui uji kompetensi berhak memperoleh tunjangan profesi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, dalam Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2010 tentang Organisasi Kementerian Pertanian diyatakan bahwa BPPSDMP menyelenggarakan fungsi standardisasi dan sertifikasi SDM Pertanian. Untuk mengimplementasikan peraturan perundang-undangan tersebut, Menteri Pertanian melalui Surat No. 388/Kp.410/M/8/2010 perihal : Pelaksanaan Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian, menugaskan BPPSDMP menyelenggarakan Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian PNS. Rangkaian kegiatan Sertifikasi Profesi dimulai dari Diklat Pembekalan (Pra Asesmen), Diklat Profesi dan diakhiri dengan Uji Kompetensi (Asesmen) bagi Penyuluh Pertanian PNS.Pada kesempatan ini Balitbangtan dan BPPSDMP menyelenggarakan dengan didahului seleksi berkas peserta dan terseleksi sebanyak 26 orang peserta yang terdiri dari Penyuluh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Penyuluh dari 4 orang peserta dari Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) sehingga jumlah peserta yang bisa mengikuti serftifikasi sebanyak 30 orang.Tetapi pada pelaksanaan kegiatan sertifikasi penyuluh lingkup Balitbangtan di mulai pada tanggal 24 – 29 November 2014 hanya diikuti oleh 25 orang peserta. Ketua Tim Asesor menyatakan adanya kemajuan pelaksanaan kegiatan sertifikasi dari tahun sebelumnya. ini dibuktikan dari 25 peserta yang ikut 22 yang dinyatakan kompeten atau sekitar 88% ini merupakan keberhasilan bagi penyelenggara dan juga kesungguhan para Penyuluh Pertanian Lingkup Balitbangtan, Aku Tahu, Aku Rasa Aku Bisa” Tangguh Penyuluh Balitbangtan, Jaya Penyuluh Indonesia ”. (Dani Medionovianto,S.Pt / Penyuluh Pertanian BBP2TP)