Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, baik dalam bidang agrari maupun baharinya. Hal ini tentunya mempunyai nilai positif bagi masyarakat Indonesia unutuk dapat memanfaatkan segala anugerah alam yang diberikan oleh Tuhan, khususnya di bidang pertanian dan peternakan. Peran generasi muda pada bidang pertanian sangat di harapkan dalam meningkatkan serta menambah inovasi dan juga warna dalam khasanah pertanian Indonesia. Demikian dengan Pengkuh Triaji Hutomo, yang akrab di panggil ( Pengkuh Wedus KaranK) Pria kelahiran 19 Maret 1997 ( 23 Tahun) ini seorang petani muda yang berasal dari Indramayu Ia merupakan Alumnus dari Universitas Diponegoro Semarang, program studi Manajemen Usaha Peternakan yang saat ini fokus di bidang usaha peternakan domba serta produksi pakan ternak. Sedari menjadi mahasiswa Pengkuh ini banyak menorehkan pengalamannya di dunia peternakan serta pemasaran. Ketika belajar di bangku perkuliahan ia juga aktif di organisasi ekstra kampus, Pecinta Hewan atau di sebut APEL (Animal science and Agriculture Pet Lover), yaitu organisasi yang aktif disiplin ilmu peternakan dan hewan peliharaan. Disini, Ia ditempa untuk dapat bersosialisasi tentang betapa pentingnya menjaga dan merawat hewan, serta mengedukasi tentang pentingnya peranan hewan bagi keberlangsungan hidup manusia.Tak lepas dari pada itu, ia pernah menjadi narasumber di salah satu TV kampus untuk memperkenalkan dan sharing tentang hewan peliharaan serta jenis-jenisnya. Ia juga pernah membangun bisnis jual hewan peliharaan (Pet shop) ia pun mengorbankan kamar pribadi miliknya sebagai tempat memelihara hewan. Setelah selesai menempuh program akademis, Pengkuh mulai merintis usaha peternakan domba, mengapa ia memilih beternak domba? Ia menjawab dahulu pada zaman nabi, Rasulullah dan sahabat juga memelihara domba. "Jadi ketika saya beternak domba berarti saya sudah melaksanakan salah satu Sunnah Rasul yaitu menjadi penggembala/ Peternak domba," di lain sisi, domba secara mayoritas banyak di minati oleh masyarakat pedesaan maupun perkotaan, bukan hanya itu, ia juga mengubah sistem peternakan domba yang konvensional, artinya mayoritas masyarakat memelihara domba untuk dijadikan sebagai usaha sampingan atau tabungan. Berangkat dari hal itu, ia rubah menjadi usaha prioritas, yang mana usaha tersebut bisa berjalan secara berlanjut dan dapat menjualnya setiap waktu, tanpa mengenal musim. Terbukti ia mampu menjual dombanya mencapai 30 ekor perbulan ketika hari hari biasa dan ketika hari raya qurban ia mampu menjual hingga 100 ekor. Pemasarannya bukan hanya dalam lingkup kota Indramayu saja, ia juga melakukan pengiriman ke kota Cirebon, Kuningan, Majalengka bahkan sampai kabupaten Bogor. Selain menggeluti Peternakan domba Pengkuh juga fokus dalam produksi dan pemasaran pakan ternak melalui off line maupun Online atau media sosial. Pakan ternak yang berupa Konsentrat Ruminansia dan Komplit Feed, awalnya ia hanya melakukan uji coba pada pakan racikan yang dibuat untuk ternaknya yang kemudian diabadikan di akun media sosial miliknya. Hingga banyak dari rekan-rekan peternak yang penasaran dan berminat untuk mencoba pakan tersebut, alhasil banyak permintaan pakan, dikarenakan keterbatasan sarana produksi ia bekerja sama dengan salah satu kelompok ternak untuk memproduksi pakan ternak tersebut. Pakan ternak (konsentrat Ruminansia) yang ia jual dengan harga Rp. 150.000 per 50 kg atau Rp. 3.000 per Kgnya, dan beromzet sekitar 20- 30 Jt/ bulan. Hingga saat ini ia mampu memasarkan pakan ternak tersebut dalam skala mingguannya mencapai 1- 2 ton, bahkan lebih ke peternakan domba dan sapi, baik di dalam maupun luar kota. Pengkuh berharap usahanya terus berkembang dan maju dari tahun ke tahun. Serta berharap, kedepannya banyak tumbuh generasi muda pertanian yang mempunyai inovasi dalam dunia peternakan dan mampu bersaing di era-global seperti pada saat ini. Nama : Pengkuh Triaji Hutomo Tempat/ Tanggal Lahir : Indramayu, 19 Maret 1997 Pendidikan : - SD Negeri 2 Bangodua, Indramayu ( 2003-2009) - SMP Islam Al-Ishlah Tajug Boarding School, Indramayu ( 2009-2012) - SMA Islam Al- Ishlah Tajug Boarding School, Indramayu (2012-2015) - Universitas Diponegoro, Semarang. Fakultas Peternakan dan Pertanian Program studi D3 Manajemen Usaha Peternakan (2015- 2018) Pengalaman - Pet shop ( Animal Zone Semarang) 2016-2017 - Peternakan Puyuh di Indramayu (2018) Praktek Kerja Lapang Inseminasi Buatan di pos IB Rejosari Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang (2018) - Peternakan Domba BDP. Wedus KaranK ( 2019- sekarang) Pengalaman Organisasi - Ketua Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan Pesantren Al- Ishlah Tajug ( 2014-2015) - Komunitas Pecinta Hewan ( APEL FPP UNDIP) (2016- Sekarang) Oleh Tarminah, SP. Penyuluh Pertanian Madya BPP Bangodua Indramayu