Peluang budidaya beras hitam bisa dibilang masih sangat terbuka. Apalagi harga beras hitam lebih mahal dibanding dengan beras putih maupun merah. Budidaya beras hitam juga sebagai wujud dalam menguri-uri salah satu beras peninggalan nenek moyang agar tidak punah. Menurut Sukiman, pertanian beras hitam organik selain memberikan keuntungan yang luar biasa, juga mengajarkan kepada kita mengenai betapa berharganya tanah pertanian kita, sehingga jangan sampai rusak oleh pemakaian pupuk kimia. Pigmen warna hitam yang ada diberas hitam berbeda dengan yang ada di ketan hitam, pigmen ini ternyata memiliki khasiat paling baik dibandingkan dengan beras-beras yang lain. "Saat beras hitam ini di masak, warna nasi akan menjadi hitam pekat. Rasanya pun enak dengan aroma yang dapat menambah selera makan. Untuk penyajian beras hitam ini pun bisa dicampur dengan beras putih atau dimasak sendiri, sesuai selera kita. Menurut beberapa penelitian, khasiat beras hitam ini diantaranya mampu meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit, memperbaiki kerusakan sel hati, mencegah gangguan ginjal, mencegah kanker, sebagai anti oksidan, memperlambat penuaan, serta mampu menjadi antioksidan." Tambah pria yang juga aktif diberbagai forum pertanian organik ini. Beras hitam berbeda dengan ketan hitam, yang selama ini dengan mudah bisa dijumpai di pasar. Sebab ketan (sticky rice), karbohidratnya lengket, sementara beras hitam, sama dengan beras jepang tidak selengket ketan, meskipun masih sedikit lengket hingga bisa dikonsumsi dengan sumpit. Beras hitam memiliki bulir padi yang kecil, lebih kecil dari beras putih dan merah. Untuk pohonnya sendiri sebenarnya mirip dengan pohon padi putih, yang membedakan hanyalah warna bulir padinya ketika menginjak tua, yaitu bulirnya berwarna unggu kehitaman. Proses penanaman beras hitam organik ini hampir mirip dengan proses budidaya beras putih. "Terdapat beberapa tahapan dalam pembudidayaan beras hitam, tahapan pertama adalah persiapan benih. Sebelum mulai di semai, ada baiknya benih di uji dengan menguji dalam larutan air garam, benih yang bagus biasanya akan tenggelam ke dasar. Kedua, pengolahan lahan, dua minggu sebelum ditanami beras hitam, lahan sebaiknya dibajak serta dicampur pupuk kandang dan jerami yang difermentasikan. Ketiga, penanaman, setelah semua siap padi hitam yang sudah bersemai atau berumur 10 hari, padi siap dipindahkan ke lahan. Terakhir adalah pemupukan Dalam pupuk, digunakan air kencing sapi atau kelinci yang sudah difermentasikan. Pupuk ini tidak langsung disemprotkan ke batang padi, melainkan pupuk dicampukan ke air yang mengaliri sawah. Hal ini menurutnya, agar pupuk bisa langsung terserap oleh akar-akar secara maksimal. Karena proses penanamannya masih secara organik, penanganan terhadap hama juga dilakukan secara alami. Contoh, untuk memberantas walang sangit, Sukiman menggunakan bunga dan daun keningkir. Dibanding dengan beras putih, umur beras hitam saat panen cenderung lebih lama. Padi hitam membutuhkan waktu 120 sampai 140 hari untuk masa panennya. Sedangkan beras putih hanya 90 hari. Selain itu bulir-bulir padi hitam lebih sedikit jika dibandingkan padi putih. Karena inilah, dalam satu lahan dengan luas yang sama, antara hasil panen beras putih dan beras hitam, kuantitas yang dihasilkan cenderung berbeda. "Harga per kg beras hitam sangat bervariasi. Saya biasanya menjual beras hitam langsung ke konsumen dengan harga Rp 20.000/kg. Sedangkan harga dipasaran bisa tembus antara Rp 30.000 – Rp 40.000 per kg. Sumber : http://wartawirausaha.com/2014/08/bertani-beras-hitam-dan-organik-untungnya-lebih-besar/#ixzz3nf1zo4RP Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Utama, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.com