Loading...

SILATURAHMI BUPATI LAMPUNG SELATAN DENGAN PETANI WAY PANJI

SILATURAHMI BUPATI LAMPUNG SELATAN DENGAN   PETANI WAY PANJI
Bupati Lampung Selatan menyapa masyarakat petani kecamatan Way Panji, dalam acara silaturahmi bupati Lampung Selatan dengan masyarakat petani kecamatan Way Panji. Kegiatan berlangsung di lapangan desa Sidoharjo kecamatan Way Panji pada hari Selasa tanggal 29 Agustus 2017.Kegiatan silaturahmi bupati Lampung Selatan dengan masyarakat petani Kecamatan Way Panji diprakarsai oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Lampung Selatan, dimana pelaksanaan di lapangan dimotori oleh jajaran petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluhan Pertanian Kecamatan Way Panji, Camat Way Panji, juga oleh kelompok Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Centra Jaya Tani desa Sidoharjo, Way Panji dan Gapoktan Manunggal Karya Desa Sidoharjo Way Panji.Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.000 orang yang berasal dari berbagai kalangan baik dari unsure pemerintah/dinas terkait maupun organisasi petani dan masyarakat petani antara lain, anggota kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan) , Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Penyuluh Pertanian se Kabupaten Lampung Selatan, KUPT Penyuluhan Pertanian se Lampung Selatan, pengurus kelompok usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) kecamatan Way Panji, dan pihak-pihak terkait lainya se kecamatan Way Panji khususnya dan Lampung Selatan pada umumnya. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan kabupaten Lampung Selatan Ir. Rini Ariasih, MM. dalam sambutan dan sekaligus melaporkan kepada bupati Lampung Selatan tentang agenda kegiatan dalam acara tersebut. Menurut kadis TPHBUN Lampung Selatan agenda acara dalam kegiatan tersebut meliputi, 1. Panen Jagung Hibrida varietas Pertiwi, 2. Penyerahan secara simbolis Alat dan Mesin Pertanian (alsintan) kepada kelompok tani , 3. Pengukuhan UPJA Centra Jaya Tani desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji dan 4. Sarasehan KTNA Kabupaten Lampung Selatan. Penerima bantuan alsintan pada acara tersebut berasal dari 5 kecamatan yakni kecamatan Way Panji, Kalianda, Tanjung Bintang, Sidomulyo, dan Candipuro Adapun jenis alsintan yang dibagikan pada hari itu terdiri dari, Hand traktor sebanyak 7 unit, Rice Transplanter (mesin tanam padi) sebanyak 3 unit, Cornplanter (mesin tanam jagung) sebanyak 1 unit, hand sprayer sebanyak 18 buah , dan pompa air sebanyak 6 unit. Dalam kesempatan tersebut kepala dinas mengharapkan agar bapak bupati berkenan membuka sarasehan KTNA tingkat Kabupaten Lampung Selatan, menyerahkan bantuan alsintan secara simbolis kepada ketua poktan, dan mengukuhkan UPJA Centra Jaya Tani desa Sidoharjo Way Panji.Hadir dalam acara tersebut Ketua KTNA provinsi Lampung bapak Kaslan, ketua KTNA Propinsi Lampung dalam sambutanya mebacakan Surat Keputusan Ketua KTNA propinsi Lampung tentang penetapan lokasi pekan daerah (PEDA) XVI KTNA Propinsi Lampung. Berdasarkan hasil musyawarah pada PEDA XVI di Tulang Bawang tahun 2016 yang lalu telah disepakati dan dipilih Kabupaten Lampung selatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan PEDA KTNA XVI pada tahun 2019. Karenanya Pada kesempatan itu juga Kaslan selaku ketua KTNA Propinsi lampung menyampaikan sekaligus memita dukungan kepada bupati Lampung Selatan akan suksesnya penyelenggaraan peda dimaksud pada tahun 2019 yang akan datang. Dalam struktur organisasi KTNA, bupati merupakan pelindung bagi organisasi tersebut, tegas Kaslan.Bupati Lampung Selatan DR.H.Zainudin Hasan, M.Hum, sangat antusias dalam menyapa dan mengarahkan petani dalam acara tersebut. Usai menyerahkan bantuan alsintan secara simbolis dan memberikan ucapan selamat kepada para pengurus UPJA Centra Tani Mandiri bupati memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta pertemuan. Bupati sangat senang dengan acara-acara seperti ini, dimana para peminpin dapat bertemu langsung dengan rakyatnya di lapangan, di tempat asal masyarakat berada ketimbang hanya berada di kantor dan di meja. Menurut bupati pertemuan seperti ini akan mendekatkan rakyat dengan para pemimpinya, pemimpin dapat mendengar lansung keluhan dan aspirasi -aspirasi yang murni muncul dari masyarakat. Dengan demikian pemerintah tidak akan keliru dalam merencanakan pembangunan untuk rakyatnya. Bupati juga sangat mendukung program bantuan alsintan kepada masyarakat petani Lampung Selatan melalui dinas TPHBUN, dan bupati berharap agar dinas berupaya lebih keras lagi untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yang lebih banyak lagi agar para petani di Lampung Selatan bisa lebih sejahtera. Bupati juga berpesan kepada dinas TPHBUN agar dalam mendistribusikan bantuan alsintan kepada para poktan memenuhi azas pemerataan, jangan sampai terjadi pada suatu poktan mendapatkan bantuan terus menerus sementara ada poktan yang sama sekali belum tersentuh bantuan karena hal ini dapat menimbulkan kecemburuan social. Kepada pada penerima bantuan, bupati mengaharapkan agar dapat menggunakan alsintan dengan sebaik-baiknya agar dapat berhasil guna, mengelola secara transparan, kebersamaan, dan selalu mengedepanpan musyawarah dalam pengelolaan alat yang dimilikinya. Alat dan mesin pertanian pada era ini menjadi sangat penting mengingat bahwa ketersediaan tenaga kerja di sektor pertanian kini semakin kurang diminati khususnya oleh kalangan muda, disisi lain bahwa penyediaan bahan pangan yang lebih cepat dalam jumlah yang yang lebih banyak menjadi tuntutan yang tidak bisa dielakan, dengan mekanisasi merupakan salah satu jawaban dalam menghadapi problema diatas. Dengan alsintan proses produksi akan menjadi lebih cepat, biaya lebih efisien, waktu lebih singkat, dengan harapan akan lebih meningkatkan kesejahteraan petani beserta keluarganya. Semoga. Penulis : Yusak Murjoko. (Penyuluh Pertanian Lampung Selatan)