Loading...

Sistem Pertanian Organik dan manfaatnya

Sistem Pertanian Organik dan manfaatnya
Pertanian merupakan salah satu pilar bagi kehidupan bangsa, karena dari kegiatan pertanian kita memperoleh pangan, papan dan penghasilan serta kehidupan yang layak. Seiring dengan perkembangan teknologi, Sistem pertanian di Negara kitapun sudah berubah. Perubahan pola tanam, teknologi bercocok tanam, hingga pembudidayaan varietas tanam, ternyata tidak hanya memberikan manfaat kepada petani dan konsumen, tetapi memiliki dampak negative terhadap alam dan rantai makanan yang berada di dalamnya. Padahal perkembangan teknologi pertanian ini sudah mendarah daging di para pelaku pertanian yang lekat dengan bahan kimia dan juga mahal. Tanpa kita sadari, beragam racun masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang kita konsumsi. Racun-racun tersebut berasal dari pengolahan makanan yang tidak alami, yang dimulai sejak proses penanaman atau pengembangbiakan hingga pengolahan makanan jadi. Penggunaan pupuk kimia, polusi air dan udara, penggunaan bahan makanan kimia, serta rekayasa genetik adalah beberapa contoh yang nyata.Berdasarkan sistem Standarisasi Indonesia, SNI 01-6792-2002, definisi pertanian organik adalah suatu sistem manajemen produksi yang holistik, yang meningkatkan dan mengembangkan kesehatan agroekosistem, termasuk keragaman hayati, siklus biologi dan aktivitas biologi tanah.Sistem produksi pangan organik dirancang untuk :• Mengembangkan keanekaragaman hayati dalam sistem secara keseluruhan.• Meningkatkan aktivitas biologis tanah.• Menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.• Mendaur ulang limbah yang berasal dari tumbuhan dan hewan untuk mengembalikan nutrisi ke lahan sehingga meminimalkan penggunaan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui.• Mengendalikan sumber daya yang dapat diperbaharui pada sistem pertanian yang dikelola secara lokal.• Mempromosikan penggunaan tanah, air dan udara secara sehat, serta meminimalkan semua bentuk polusi yang dihasilkan oleh praktik-praktik pertanian.• Menangani produk pertanian dengan penekanan pada cara pengolahan yang hati-hati untuk menjaga integritas organic dan mutu produk pada seluruh tahapan.• Bisa diterapkan pada seluruh lahan yang ada melalui suatu periode konversi, dimana lama waktunya ditentukan oleh factor spesifik lokasi, seperti sejarah lahan serta jenis tanaman dan hewan yang akan diproduksi.Syarat Pertanian Organik• Menggunakan benih lokal atau benih hibrida yang telah beradaptasi dengan alam sekitar agar tahan dengan iklim lokal dan bukan benih hasil rekayasa genetic.• Menghindari penggunaan pupuk buatan (anorganik) dan pestisida kimia sehingga menekan pencemaran udara, tanah dan air. Pupuk yang diberikan merupakan pupuk hijau atau penyubur yanag direkomendasikan.• Mempromosikan penggunaan tanah, air dan udara secara sehat, serta meminimalkan semua bentuk polusi yang dihasilkan dari praktik-praktik pertanian.• Menjaga kesuburan dan aktivitas biologis tanah dengan penanaman tanaman leguminoceae (kacang-kacangan/polong-polongan) atau menanam tanaman yang mempunyai perakaran dalam melalui program rotasi tanaman yang sesuai.• Pengendalian hama, penyakit dan gulma dilaksanakan dengan pemilihan varietas yang sesuai, program rotasi tanam yang tepat dan teratur pelaksanaannya, pengolahan tanah secara mekanis dan mengikuti kaidah konservasi tanah, pemberian musuh alami tanaman, pemberian biodinamik dari stone meal, kotoran ternak atau tanaman, penggunaan mulsa dan pengendalian hama secara mekanis, seperti penggunaan perangkap, penghalang, cahaya dan suara.Manfaat Sistem Pertanian Organik diantaranya adalah :• Tanaman yang dihasilkan bebas dari residu atau sisa-sisa pestisida dan bahan kimia lainnya yang disebabkan oleh aktivitas pemupukan.• Tanaman yang dihasilkan lebih sehat dan segar.• Tanaman yang dibudidayakan secara organik mampu menjaga kelestarian dan keseimbangan.Dengan pengembangan sistem pertanian organik diharapkan kita akan memperoleh pangan yang sehat, bebas dari berbagai racun dan kita akan dapat menciptakan alam yang lestari serta terbebas dari polusi tanah, air dan udara. Mari kita selamatkan bangsa kita dengan bertani organik. Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Utama, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.comSumber : 1) Haryono, 2013, Pertanian Organik Pangan Sehat, Alam Lestari (Seri Pak Ino Berbagi Teknologi), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.2) Sumber gambar : http://www.sipendik.com/kiat-budidaya-jagung-organik-hasil-panen-berlimpah/